HOME  ⁄  Nasional

Wapres Gibran Meninjau Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Wapres Gibran Meninjau Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh
Foto: Wapres Gibran Rakabuming meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kab. Bireuen, Aceh, Kamis 6/7/2026 (sumber: BPMI Setwapres)

Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau proses pemulihan infrastruktur dan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh dengan mengunjungi pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (6/8/2026), guna memastikan proyek berjalan optimal dan akses mobilitas masyarakat segera kembali normal.

Jembatan Krueng Tingkeum merupakan infrastruktur vital yang mendukung mobilitas masyarakat di Kabupaten Bireuen.

Saat ini pemerintah telah menyediakan jembatan darurat yang dapat dilalui kendaraan dengan sistem buka tutup selama proses pembangunan jembatan permanen berlangsung.

Progres Pembangunan Capai 80,5 Persen

Setibanya di lokasi, Wapres menerima paparan dari Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnain, mengenai perkembangan pembangunan jembatan.

Zulkarnain menyampaikan progres pembangunan telah mencapai 80,5 persen dan pekerjaan saat ini memasuki tahap pemasangan struktur jembatan.

Ia mengungkapkan, "Kita bisa nyambung dan nanti kita fungsionalkan mungkin di akhir Desember. Kita usahakan di akhir Desember tahun ini kita fungsionalkan, Pak Wapres."

Pembangunan jembatan tersebut ditargetkan rampung dan dapat difungsikan pada akhir tahun 2026.

Menanggapi paparan tersebut, Wapres memastikan kelancaran pelaksanaan proyek, termasuk penggunaan jembatan sementara selama masa pembangunan.

Wapres juga memastikan rencana normalisasi infrastruktur di kawasan sekitar jembatan, termasuk normalisasi aliran sungai di lokasi proyek.

Setelah menerima penjelasan, Wapres meninjau langsung kondisi konstruksi dan perkembangan pekerjaan pembangunan yang sedang berlangsung.

Dengarkan Aspirasi Masyarakat Terdampak

Dalam peninjauan tersebut, Wapres menyampaikan keinginannya untuk melihat langsung kondisi di lapangan serta memantau perkembangan penanganan pascabencana.

Wapres juga secara terbuka mendengarkan aspirasi dan masukan dari masyarakat terdampak agar setiap langkah pemerintah dapat menjawab kebutuhan warga.

Wapres mengapresiasi kerja sama seluruh jajaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam proses pemulihan pascabencana.

Apresiasi juga disampaikan kepada TNI, Polri, para relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat yang bergotong royong membantu proses pemulihan.

Menurut Wapres, semangat gotong royong menjadi modal yang sangat berharga dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Wapres menegaskan pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai merupakan tanggung jawab negara.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proyek strategis penanganan pascabencana berjalan optimal.

Pemerintah menargetkan penyelesaian proyek dapat segera memulihkan akses mobilitas masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kembali aktivitas perekonomian di Kabupaten Bireuen.

Turut mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut yakni Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Asisten Satker PJN Jembatan Kuta Blang Fachruddin, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sudayat, dan Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri.

Penulis :
Arian Mesa