
Pantau - Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih berkomitmen mengawal aspirasi Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Tegal terkait peningkatan fasilitas pembelajaran dan kesejahteraan tutor sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah.
DPR Soroti Peran Strategis PKBM
Komitmen tersebut disampaikan Abdul Fikri Faqih saat menerima audiensi Forum PKBM Kabupaten Tegal dalam kegiatan reses DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026.
"PKBM mengambil peran vital melalui pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, pendidikan keaksaraan, hingga pelatihan kecakapan hidup (life skills) untuk pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Fikri menjelaskan terdapat 24 PKBM di Kabupaten Tegal yang memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.
Ia menyebut berdasarkan data 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tegal mencapai 72,36 dan berada di peringkat ke-28 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Siap Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
Dalam audiensi tersebut, Forum PKBM Kabupaten Tegal menyampaikan sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran, rendahnya kesejahteraan tutor akibat terbatasnya pemanfaatan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), hingga belum meratanya dukungan teknologi untuk digitalisasi pembelajaran, Tes Kompetensi Akademik (TKA), dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
"Kami sangat membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Saat ini kegiatan pembelajaran masih menempati gedung sekolah dasar maupun sekolah swasta di wilayah Kabupaten Tegal," ungkap Ketua Forum PKBM Kabupaten Tegal Fatkhuri.
Menanggapi aspirasi tersebut, Fikri menyatakan siap mengawal kebutuhan PKBM ke tingkat pusat dan meminta Forum PKBM segera menyusun surat permohonan yang memuat rincian kebutuhan prioritas untuk diteruskan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Ia juga mendorong Forum PKBM Kabupaten Tegal memperkuat kolaborasi dengan PKBM di berbagai daerah agar memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam memperjuangkan kebijakan pendidikan nonformal.
"Kolaborasi antardaerah akan memperkuat posisi tawar PKBM dalam menyuarakan kebutuhan dan kebijakan pendidikan nonformal di tingkat nasional," pungkasnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



