
Pantau - Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya menempati posisi kedua dalam penilaian positif publik terhadap kinerja jajaran Kabinet Merah Putih berdasarkan survei Indonesia Political Opinion (IPO), dengan raihan 33,5 persen.
Posisi Teddy hanya berada di bawah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang memperoleh penilaian positif tertinggi sebesar 42,8 persen.
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan penilaian publik terhadap kinerja pejabat kabinet berkaitan dengan tingkat popularitas masing-masing figur.
"Persepsi publik terhadap menteri yang dianggap bekerja dengan baik, ini linier dengan popularitas. Menteri Purbaya menempati posisi teratas, kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya pada posisi kedua. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ketiga," jelas Dedi.
Teddy Raih Penilaian Positif 33,5 Persen
Berdasarkan hasil survei, Purbaya berada di urutan pertama dengan penilaian positif sebesar 42,8 persen, disusul Teddy dengan 33,5 persen dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia sebesar 32,0 persen.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyusul dengan penilaian positif sebesar 30,9 persen.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memperoleh penilaian positif sebesar 26,5 persen, sedangkan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono mendapat 25,3 persen.
Dari sisi popularitas, Teddy juga berada di jajaran teratas dengan 41 persen responden menyatakan mengenal atau mengetahui namanya.
Angka popularitas Teddy hanya berada di bawah Purbaya yang mencapai 43,5 persen.
Sementara itu, popularitas Bahlil tercatat sebesar 32,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 30,4 persen, dan Zulkifli Hasan 26,1 persen.
IPO Ungkap Pejabat dengan Penilaian Kinerja Kurang Baik
IPO juga mengukur persepsi publik terhadap pejabat Kabinet Merah Putih yang dinilai memiliki kinerja kurang baik.
Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menempati posisi pertama dalam kategori tersebut dengan angka 51,8 persen.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo berada di posisi berikutnya dengan angka 48,5 persen, sedangkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tercatat sebesar 4,5 persen.
"Yang pertama adalah Menteri HAM Natalius Pigai 51,8 persen, Menteri PU Dody Hanggodo 48,5 persen, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni 4,5 persen," kata Dedi.
Dedi menegaskan penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah dapat berubah mengikuti perkembangan situasi.
"Jadi, memang kondisi masyarakat saya kira selalu dinamis dalam memberikan penilaian," ungkapnya.
Survei Libatkan 1.200 Responden
Survei IPO dilaksanakan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden.
Pengambilan sampel menggunakan metode stratified multistage random sampling atau SMRS.
Survei tersebut memiliki margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat akurasi 95 persen.
- Penulis :
- Leon Weldrick



