
Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan meminta jajaran kecamatan hingga RW menertibkan spanduk dan pedagang kaki lima (PKL) yang mengganggu estetika lingkungan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo meminta penertiban dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan melibatkan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman.
"Saya minta ini harus dijalankan dengan baik, koordinasi lintas sektor dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman dan nyaman. Semoga kita semua dapat mewujudkannya dengan segera," kata Syafrin di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Syafrin mengarahkan jajaran mulai tingkat kecamatan hingga RW untuk segera menertibkan spanduk yang mengganggu estetika di jalan arteri, jalan protokol, maupun jalan lingkungan.
Mural Fasilitas Umum Ikut Dibenahi
Selain menertibkan alat peraga, Pemkot Jakarta Selatan akan membenahi mural yang berada di fasilitas umum.
Konsep mural nantinya dipadukan dengan tema lima abad Jakarta pada sejumlah titik strategis dan taman kota untuk mempercantik kawasan Pancoran.
"Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut HUT RI sekaligus menjelang peringatan lima abad Kota Jakarta," katanya.
Sekitar 180 PKL dan Parkir Liar Ditangani
Camat Pancoran Iqbal Idham Ramid mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan terhadap sekitar 180 PKL dan parkir liar di kawasan Kalibata City.
Aktivitas yang berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB tersebut disebut memicu kekumuhan dan penumpukan sampah.
"Kami telah berkoordinasi dengan tingkat provinsi serta menyiagakan barrier sepanjang 178 meter di lokasi. Pengawasan ketat terus dilakukan guna mengantisipasi oknum yang berupaya memanfaatkan celah untuk kembali berjualan secara ilegal," katanya.
Pemerintah Kecamatan Pancoran juga telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pembersihan cepat terhadap pembuangan sampah liar di sejumlah titik rawan.
"Kami juga gencar melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sampah di lokasi rawan. Semoga dengan upaya-upaya yang kami lakukan, permasalahan sampah ini akan cepat selesai," ucap Iqbal.
- Penulis :
- Aditya Yohan



