HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakarta Selatan Mengimbau Warga Tidak Membakar Sampah demi Mencegah Kebakaran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkot Jakarta Selatan Mengimbau Warga Tidak Membakar Sampah demi Mencegah Kebakaran
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan pascakebakaran di permukiman padat peduduk kawasan Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta, Selasa (21/1/2025). Sebanyak 19 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadam api yang menghanguskan permukiman warga tersebut. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa/pri..)

Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan sebagai langkah mencegah potensi kebakaran sekaligus memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya.

Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan oleh petugas di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran.

"Penting sekali sosialisasi kepada warga agar tidak membakar sampah sembarangan dan selalu waspada terhadap potensi kebakaran demi meminimalkan risiko," kata Syafrin di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Pemkot Jakarta Selatan juga memfokuskan pelaksanaan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pengelolaan dan Pemilahan Sampah dari Sumbernya sebagai bagian dari upaya memperbaiki pengelolaan sampah.

Syafrin mengatakan sosialisasi sekaligus menjadi sarana untuk mengevaluasi dan meningkatkan program pemilahan sampah guna mendukung target Jakarta bebas sampah.

"Kami terus melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang masih kurang selama masa implementasi sejak 1 Agustus lalu. Sementara untuk aspek-aspek yang sudah berjalan baik akan terus kita tingkatkan," ujar Syafrin.

Pemkot Jakarta Selatan juga menargetkan setiap RT memiliki satu biopori dalam rangka menggencarkan Gerakan "Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah".

Program tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mengatasi keterbatasan daya tampung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang.

Selain persoalan sampah dan pencegahan kebakaran, Syafrin menginstruksikan jajaran terkait rutin turun ke lapangan untuk mengurai kemacetan di persimpangan jalan dan titik-titik rawan kemacetan.

Pemkot Jakarta Selatan juga terus memperkuat peran "Tiga Pilar" di setiap wilayah untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Harapan kami, pelaksanaan Rakorwil dapat menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai capaian sebelumnya. Dari hasil evaluasi, kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menuntaskan persoalan infrastruktur melalui kolaborasi seluruh pihak terkait," ucapnya.

Penulis :
Aditya Yohan