HOME  ⁄  Nasional

Program MBG untuk Sekolah di Pulau Terluar Simeulue Mulai Dilaksanakan Oktober 2026

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Program MBG untuk Sekolah di Pulau Terluar Simeulue Mulai Dilaksanakan Oktober 2026
Foto: Sekolah Satu Atao SD dan SMP Pulau Siumat, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue (sumber: ANTARA/HO-Dok Warga)

Pantau - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolah di pulau terluar Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, direncanakan mulai dilaksanakan pada Oktober 2026.

Penanggung Jawab Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Simeulue, Zainuddin, menyebut masih terdapat dua sekolah di pulau terluar yang belum menerima program MBG karena terkendala jarak dan kebutuhan dapur khusus.

"Ada dua sekolah di pulau terluar di Kabupaten Simeulue belum menerima program MBG. Rencana, program MBG di dua sekolah tersebut mulai dilaksanakan pada Oktober dan November 2026," ungkap Zainuddin.

Dua sekolah tersebut adalah Sekolah Satu Atap SD dan SMP Pulau Siumat di Kecamatan Simeulue Timur serta Sekolah Satu Atap SD dan SMP Pulau Teupah di Kecamatan Teupah Barat.

Dapur Khusus Disiapkan untuk Menjaga Kualitas Makanan

Sekolah Satu Atap SD dan SMP Pulau Siumat memiliki 84 murid dan 11 guru, sedangkan Sekolah Satu Atap SD dan SMP Pulau Teupah memiliki 56 murid dan 13 guru.

Secara keseluruhan, kedua sekolah tersebut memiliki 140 murid dan 24 guru yang berada di wilayah pulau terluar Kabupaten Simeulue.

Kedua sekolah belum menerima program MBG karena lokasinya jauh dari daratan utama Pulau Simeulue dan membutuhkan perjalanan sekitar dua hingga tiga jam menggunakan perahu motor dari pusat kecamatan.

Kondisi geografis dan akses yang bergantung pada transportasi laut membuat penyediaan MBG tidak dapat mengandalkan dapur yang berada jauh di daratan utama.

BGN pun merencanakan penggunaan dapur khusus atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersendiri agar kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap terjaga.

"Program MBG di dua sekolah itu membutuhkan perhatian khusus mengingat jarak tempuhnya dua hingga tiga jam menggunakan perahu motor dari pusat kecamatan. Pemenuhan program MBG di dua sekolah itu dengan dapur khusus, sehingga kualitas makanan tetap terjaga," jelas Zainuddin.

Pembangunan dapur khusus tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan pelaksanaan program MBG di kedua sekolah.

Sekolah Berharap Program MBG Segera Terealisasi

Kepala SDN dan SMP Satu Atap Desa Pulau Siumat, Safii, mengatakan penyaluran makanan melalui program MBG masih menunggu pembangunan dapur khusus sebagai syarat utama agar program dapat direalisasikan.

"Kami berharap program MBG dapat segera terealisasi agar anak-anak di pulau terluar ini menerima layanan serupa dengan anak-anak lainnya di Indonesia," kata Safii.

Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh yang berada di Samudra Hindia, sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra.

Kabupaten Simeulue merupakan daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak 1999.

Secara administratif, Kabupaten Simeulue terdiri atas 10 kecamatan dan 138 gampong atau desa dengan jumlah penduduk sekitar 96 ribu jiwa.

Penulis :
Leon Weldrick