HOME  ⁄  Nasional

Ketua BPK Isma Yatun Resmikan Pameran yang Menelusuri Sejarah Pemeriksaan Keuangan Negara

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Ketua BPK Isma Yatun Resmikan Pameran yang Menelusuri Sejarah Pemeriksaan Keuangan Negara
Foto: (Sumber :Pambukaan pameran "Titian Muruah Bhakti: Menapak Jejak, Menjaga Martabat, Mengabdi untuk Negeri” di Museum BPK, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026). ANTARA/HO-BPK.)

Pantau - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Isma Yatun meresmikan pameran sejarah lembaga pemeriksa keuangan negara bertajuk "Titian Muruah Bhakti: Menapak Jejak, Menjaga Martabat, Mengabdi untuk Negeri" di Museum BPK, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

Pameran tersebut digelar untuk menampilkan perjalanan panjang BPK dalam menjaga independensi, integritas, dan profesionalisme sebagai lembaga pemeriksa keuangan negara.

"Pameran ini dilaksanakan sebagai ruang refleksi untuk mengenang perjalanan panjang BPK dalam menjaga independensi, integritas, dan profesionalisme sebagai lembaga pemeriksa keuangan negara," ujar Isma dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Pameran Mengulas Perjalanan BPK dalam Enam Babak

Melalui pendekatan naratif dan kurasi sejarah, pameran Titian Muruah Bhakti menggambarkan perjalanan BPK dalam enam babak.

Babak pertama, "Cikal Bakal dan Benih di Ambang Merdeka", mengangkat sejarah awal pemeriksaan keuangan di Indonesia serta gagasan para pendiri bangsa mengenai pentingnya lembaga pemeriksa keuangan yang bebas dan mandiri.

Babak kedua, "Kelahiran: Fajar di Magelang", mengisahkan berdirinya BPK pada 1947 dan perjuangan lembaga tersebut menjalankan tugas di tengah revolusi serta dinamika mempertahankan kemerdekaan.

Perjalanan berikutnya ditampilkan melalui babak "Adaptasi Liku Sejarah: Pusaran Konstitusi, Menguji Fondasi" yang menggambarkan perubahan struktur dan kedudukan BPK mengikuti dinamika ketatanegaraan Indonesia.

Pameran turut menampilkan momentum 5 Juli 1966 sebagai titik balik pemulihan kehormatan dan independensi BPK ketika kedudukannya kembali ditegaskan sebagai badan pengawas yang bebas dan mandiri sesuai amanat UUD 1945.

Transformasi BPK hingga Era Digital

Memasuki era reformasi, pameran menghadirkan babak "Penguatan Pilar Negara: Reformasi untuk Negeri" yang menggambarkan penguatan kedudukan konstitusional, regulasi, serta kehadiran BPK Perwakilan di setiap provinsi.

Babak terakhir, "Gema Akuntabilitas: Mengabdi Tanpa Henti", menampilkan transformasi BPK menghadapi perkembangan era digital, termasuk penerapan sistem pemeriksaan berbasis teknologi informasi.

"Melalui pameran 'Titian Muruah Bhakti', sejarah BPK tidak hanya ditampilkan sebagai rangkaian peristiwa masa lalu, tetapi juga sebagai refleksi mengenai pentingnya menjaga amanah, mengawal uang rakyat, dan menegakkan akuntabilitas," ungkap Isma.

Pameran berlangsung selama satu bulan mulai 8 Agustus hingga 9 September 2026 dengan menghadirkan objek, foto dokumentasi, serta narasi mengenai perjalanan sejarah BPK dalam sejumlah periode.

Penulis :
Aditya Yohan