HOME  ⁄  Nasional

OPEC Memangkas Proyeksi Pertumbuhan Permintaan Minyak Dunia pada 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

OPEC Memangkas Proyeksi Pertumbuhan Permintaan Minyak Dunia pada 2026
Foto: (Sumber :OPEC menyampaikan perkiraan tersebut dalam laporan pasar minyak bulanan terbarunya. Dalam laporan sebelumnya pada Juli, organisasi tersebut memperkirakan pertumbuhan permintaan minyak dunia sebesar 800.000 barel per hari (yoy) untuk 2026. ANTARA/Xinhua..)

Pantau - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dunia pada 2026 menjadi 600.000 barel per hari secara tahunan, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 800.000 barel per hari.

OPEC menyampaikan proyeksi terbaru tersebut dalam laporan pasar minyak bulanan yang dirilis pada Rabu (12/8).

Pada laporan sebelumnya yang diterbitkan Juli 2026, OPEC masih memperkirakan permintaan minyak dunia tumbuh sebesar 800.000 barel per hari secara tahunan pada tahun ini.

Permintaan Minyak Asia Diperkirakan Melemah

Pasar Asia menjadi faktor utama yang mendorong OPEC merevisi turun perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia pada 2026.

Pertumbuhan tahunan permintaan minyak di China, India, dan sejumlah wilayah Asia lainnya diperkirakan lebih lemah pada 2026.

Kawasan Asia-Pasifik juga diperkirakan mengalami penurunan permintaan minyak yang lebih tajam pada tahun ini.

Perkembangan tersebut membuat proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2026 berkurang 200.000 barel per hari dibandingkan perkiraan OPEC pada Juli.

OPEC Menaikkan Proyeksi Permintaan Minyak 2027

Di tengah penurunan proyeksi 2026, OPEC justru menaikkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia pada 2027 menjadi sekitar 2,2 juta barel per hari secara tahunan.

Angka tersebut meningkat dibandingkan proyeksi sebelumnya yang memperkirakan pertumbuhan permintaan minyak sebesar 1,9 juta barel per hari pada 2027.

Pertumbuhan yang lebih tinggi diperkirakan terutama berasal dari menguatnya permintaan di pasar yang berkaitan dengan Asia.

China, India, wilayah Asia lainnya, dan Asia-Pasifik diproyeksikan mencatat pertumbuhan permintaan minyak yang lebih besar pada 2027 dibandingkan 2026.

Eropa juga diperkirakan mengalami pertumbuhan permintaan minyak tahunan yang lebih tinggi pada 2027.

Penulis :
Aditya Yohan