HOME  ⁄  Nasional

Anggota DPR Ungkap Tiga Kunci untuk Mengejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2029

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Anggota DPR Ungkap Tiga Kunci untuk Mengejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2029
Foto: (Sumber :Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad saat ditemui menjelang Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Jakarta, Jumat (14/8/2026) (ANTARA/Muhammad Harianto).)

Pantau - Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menyebut kesinambungan kebijakan, penguatan koordinasi lintas sektor, dan komunikasi pemerintah kepada masyarakat menjadi tiga hal yang perlu dibenahi untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029.

Kamrussamad menyampaikan pandangan tersebut menjelang Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Koordinasi dan Implementasi Program Perlu Diperkuat

Menurut Kamrussamad, pemerintah perlu memperkuat koordinasi antara kementerian koordinator dan kementerian teknis agar berbagai program prioritas dapat terlaksana sesuai sasaran.

"Implementasinya masih harus terus diperbaiki supaya capaian pelaksanaan program itu bisa benar-benar tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat manfaat buat masyarakat," ujar Kamrussamad.

Ia juga menilai komunikasi pemerintah perlu ditingkatkan agar pelaku usaha dan masyarakat memperoleh kepastian mengenai arah kebijakan.

"Yang perlu diperbaiki itu adalah komunikasi pemerintah. Harus terus ditingkatkan supaya uncertainty di pasar dan di masyarakat bisa kita kurangi," jelasnya.

Kebijakan Didorong Ciptakan Lapangan Kerja

Kamrussamad mengatakan kesinambungan kebijakan diperlukan agar pertumbuhan ekonomi menghasilkan efek berganda sekaligus membuka lapangan kerja.

"Sehingga arah kebijakan pemerintah dirasa itu betul-betul pro-growth, pro-job, dan juga pro-business untuk mendorong dunia usaha," tutur Kamrussamad.

Ia menilai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada 2029 bukan target yang mudah dicapai sehingga pemerintah membutuhkan dukungan dari sejumlah sumber pertumbuhan.

Menurut dia, empat sumber yang perlu didorong untuk mencapai target tersebut adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), investasi asing, investasi dalam negeri, serta konsolidasi Danantara terhadap perusahaan badan usaha milik negara (BUMN).

Penulis :
Ahmad Yusuf