HOME  ⁄  Nasional

Prabowo Targetkan 514 Kabupaten/Kota Punya Rumah Sakit Canggih, 441 RSUD Akan Dibangun dan Direvitalisasi

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Prabowo Targetkan 514 Kabupaten/Kota Punya Rumah Sakit Canggih, 441 RSUD Akan Dibangun dan Direvitalisasi
Foto: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat 14/8/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah siap membangun dan merevitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk memperkuat pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Rencana tersebut disampaikan Prabowo dalam pengantar atau keterangan pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di Gedung MPR RI, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Prabowo menargetkan seluruh 514 kabupaten dan kota di Indonesia memiliki rumah sakit dengan fasilitas canggih agar masyarakat bisa memperoleh pertolongan medis secara cepat.

"Kita akan membangun dan merevitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah. Setiap dari 514 kabupaten dan kota kita harus memiliki rumah sakit canggih yang bisa menyelamatkan rakyat secepat mungkin," kata Prabowo.

Pembangunan dan revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan setiap kabupaten dan kota mempunyai fasilitas kesehatan yang memadai dan mampu memberikan pelayanan dengan cepat kepada masyarakat.

Pemerintah Bangun 66 Rumah Sakit di Wilayah 3T

Sebagai tahap awal penguatan fasilitas kesehatan, pemerintah telah membangun 66 rumah sakit di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 rumah sakit sudah mulai beroperasi.

Rumah sakit yang dibangun pemerintah dilengkapi berbagai fasilitas dan peralatan medis modern untuk meningkatkan kemampuan pelayanan serta diagnosis penyakit.

Peralatan medis yang disediakan antara lain perangkat pemeriksaan jantung, CT scan, mamografi, dan ultrasonografi (USG).

Ketersediaan peralatan tersebut diharapkan dapat mengurangi kebutuhan merujuk pasien ke rumah sakit di daerah lain yang lokasinya jauh.

Selain memperkuat RSUD, pemerintah mempersiapkan peningkatan pelayanan kesehatan hingga tingkat desa melalui gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Setiap gerai KDKMP direncanakan memiliki klinik yang dapat menyediakan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi telemedisin.

"Rencana kita juga di setiap gerai koperasi desa akan ada klinik, di mana rakyat bisa dapat kesehatan layanan melalui jarak jauh," jelas Prabowo.

Kanker hingga Penyakit Jantung Jadi Prioritas

Pada tahap berikutnya, pemerintah akan memperluas pembangunan dan revitalisasi rumah sakit daerah dengan memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan penanganan penyakit yang memiliki tingkat kematian tinggi.

Penyakit yang menjadi prioritas penanganan antara lain kanker, penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal.

Penguatan fasilitas rumah sakit juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak.

Prabowo mengakui pembangunan dan revitalisasi infrastruktur kesehatan perlu diikuti peningkatan jumlah dan ketersediaan tenaga medis di berbagai daerah.

Kekurangan tenaga medis tersebut mencakup dokter umum, dokter gigi, serta dokter spesialis yang dibutuhkan untuk memberikan pelayanan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.

Berdasarkan angka yang disampaikan Prabowo, Indonesia masih membutuhkan tambahan 84.781 dokter umum dan 127.580 dokter gigi.

Sebanyak 481 kabupaten/kota juga masih membutuhkan tambahan 55.712 dokter spesialis.

Pemerintah Buka Fakultas Kedokteran dan Program Spesialis

Untuk mengatasi kekurangan tenaga dokter, pemerintah telah membuka sembilan fakultas kedokteran baru.

Pemerintah juga telah membuka 170 program studi spesialis dan subspesialis yang diselenggarakan berbasis perguruan tinggi maupun rumah sakit.

Secara keseluruhan, pembangunan dan revitalisasi 441 RSUD akan dibarengi penyediaan peralatan medis modern, penguatan layanan kesehatan desa, peningkatan kemampuan menangani penyakit dengan tingkat kematian tinggi, serta penambahan tenaga medis dan pendidikan kedokteran.

Penulis :
Leon Weldrick