
Pantau - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memasifkan Program Berani Cerdas melalui pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan untuk memperbanyak dokter spesialis, terutama di wilayah terpencil yang masih kekurangan tenaga medis.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Arniwaty Lamadjido mengatakan kebutuhan dokter spesialis sangat mendesak di sejumlah daerah, khususnya Kabupaten Banggai Laut dan Banggai Kepulauan.
"Setiap saya berkunjung ke daerah, terutama daerah terjauh seperti Kabupaten Banggai Laut dan Banggai Kepulauan, kebutuhan akan dokter spesialis sangat mendesak," kata Reny di Kota Palu, Sabtu (15/8/2026).
Pendidikan Dokter Spesialis Didorong Mulai Tahun Ini
Pemprov Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Universitas Tadulako dan instansi terkait untuk mengimplementasikan Program Berani Cerdas yang salah satu sasarannya adalah pendidikan dokter spesialis.
Reny meminta program tersebut dapat direalisasikan pada 2026 agar anggaran pendidikan dokter spesialis melalui Berani Cerdas dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Kalau bisa kita lakukan tahun ini, maka dana untuk program Berani Cerdas bidang pendidikan dokter spesialis ini dapat dimanfaatkan secara maksimal," ujarnya.
Universitas Tadulako melalui fakultas terkait juga menyambut program yang diarahkan untuk memperkuat ketersediaan dokter spesialis tersebut.
Program Berani Cerdas saat ini telah mengakomodasi program studi bedah dan penyakit dalam.
Kebidanan dan Kandungan Masuk Rencana Pengembangan
Pemprov Sulawesi Tengah selanjutnya berencana memperluas cakupan Program Berani Cerdas dengan memasukkan program studi kebidanan dan kandungan.
Rencana tersebut dilatarbelakangi masih minimnya tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi pada bidang tersebut di Sulawesi Tengah.
"Ini sangat penting untuk memastikan ketersediaan tenaga medis yang memadai, terutama dalam mengantisipasi berbagai situasi kedaruratan di lapangan," kata Reny.
Program Berani Cerdas merupakan salah satu program unggulan Pemprov Sulawesi Tengah yang memprioritaskan pemerataan akses pendidikan melalui sekolah gratis, bantuan seragam dan sepatu, biaya sumbangan pembinaan pendidikan, hingga beasiswa pendidikan tinggi bagi anak dari keluarga kurang mampu.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



