HOME  ⁄  Nasional

Dompet Dhuafa Mengerahkan Tim Medis dan Dapur Darurat untuk Bantu Penyintas Gempa NTT

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Dompet Dhuafa Mengerahkan Tim Medis dan Dapur Darurat untuk Bantu Penyintas Gempa NTT
Foto: Tim respon DMC Dompet Dhuafa bantu penyintas gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT)

Pantau - Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengerahkan personel, tim medis, dan layanan dapur darurat untuk membantu ratusan keluarga penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Personel gabungan DMC Dompet Dhuafa telah bergerak menuju wilayah terdampak dan tiba di titik awal penanganan bencana di Maumere, Kabupaten Sikka.

Setibanya di Maumere, tim DMC bergabung dengan tim SAR gabungan untuk mendampingi evakuasi sekaligus membantu pemindahan warga dari pengungsian sementara di Kantor Bupati menuju Lapangan Gelora Samador.

Pemindahan dilakukan untuk menata kawasan pengungsian agar lebih aman dan teratur sekaligus mempermudah distribusi bantuan logistik kepada penyintas.

Pos Hangat Layani 670 Keluarga Penyintas

Dompet Dhuafa mendirikan layanan Pos Hangat di Lapangan Gelora Samador untuk menyediakan makanan dan minuman bergizi bagi warga terdampak gempa.

Layanan tersebut sedikitnya menjangkau 670 kepala keluarga yang membutuhkan pemenuhan nutrisi dalam kondisi darurat pascagempa.

Selain bantuan pangan, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa mendirikan Pos Medis sementara di Ronting, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.

Pos tersebut memberikan pemeriksaan fisik dan pengobatan awal kepada penyintas yang mengalami luka akibat gempa bermagnitudo 7,7.

Tim medis juga melakukan pengawasan terhadap kondisi kesehatan kelompok rentan, terutama balita dan lansia.

Obat hingga Perlengkapan Bayi Mendesak Dibutuhkan

Hasil asesmen tim medis dan relawan di lapangan menunjukkan penyintas masih membutuhkan sejumlah bantuan mendesak.

Kebutuhan tersebut meliputi obat-obatan, bahan makanan pokok, perlengkapan bayi, tikar, serta selimut.

Tim DMC Dompet Dhuafa terus menjalankan respons tanggap darurat bersama unsur SAR gabungan untuk membantu penyintas dan memenuhi kebutuhan dasar warga di lokasi terdampak.

Penulis :
Gerry Eka