HOME  ⁄  Nasional

Wamenko Pangan Luncurkan Kampanye Nasional Ajak Pemuda Indonesia Merdeka dari Sampah

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Wamenko Pangan Luncurkan Kampanye Nasional Ajak Pemuda Indonesia Merdeka dari Sampah
Foto: Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq saat meluncurkan kampanye “Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah” di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarmasin, Selasa 18/8/2026 (sumber: ANTARA/Firman)

Pantau - Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq meluncurkan kampanye “Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah” di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa, 18 Agustus 2026.

Kampanye melalui gerakan #kami13juta tersebut mengajak jutaan pemuda dan pemudi di seluruh Indonesia menjadi motor penggerak aksi bersih-bersih sekaligus perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah.

Gerakan yang berlangsung mulai 17 Agustus hingga 28 Oktober 2026 itu menjadi bagian dari rangkaian World Cleanup Day yang diperingati pada 20 September 2026.

Gerakan #kami13juta Ajak Pemuda Merdeka dari Sampah

Peluncuran kampanye bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan membawa semangat mewujudkan kemerdekaan dari persoalan sampah.

"Bertepatan momentum HUT ke-81 RI, kampanye ini sebagai ajakan kepada generasi muda mewujudkan kemerdekaan dari sampah melalui gerakan tagar #kami13juta," kata Hanif.

Melalui #kami13juta, penyelenggara mengajak jutaan generasi muda dari Sabang sampai Merauke untuk terlibat langsung menjaga kebersihan lingkungan.

Gerakan tersebut akan menyasar berbagai lingkungan, mulai dari kampus, komunitas, masyarakat pesisir, hingga masyarakat pedesaan di berbagai daerah Indonesia.

Aksi yang digelar mencakup kegiatan bersih-bersih lingkungan, sungai, dan wilayah pesisir dari berbagai jenis sampah serta edukasi mengenai pemilahan sampah.

Berbagai kegiatan tersebut direncanakan berlangsung secara serentak di sejumlah provinsi dengan melibatkan komunitas pemuda.

Kampanye juga diselaraskan dengan misi global World Cleanup Day 2026 yang akan dilaksanakan secara serentak di lebih dari 211 negara pada 20 September 2026.

Hanif menyatakan memberikan dukungan penuh terhadap kampanye tersebut dan meyakini kebiasaan kecil dalam menjaga lingkungan dapat memberikan dampak nyata pada masa mendatang.

"Mudah-mudahan ini mampu menularkan semangat edukasi, membangun kapasitas budaya kita untuk menjadi negara maju nantinya," ucap Hanif.

ULM Bentuk UKM Peduli Sampah

Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri menyatakan perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi harus mampu memberikan dampak nyata hingga ke luar lingkungan kampus, termasuk dalam penanganan persoalan sampah.

ULM kemudian membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) peduli sampah sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dan perguruan tinggi dalam menangani persoalan tersebut.

"Kita membentuk UKM peduli sampah yang diharapkan menjadi wakil ULM untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah di Kalimantan Selatan dalam rangka penanganan sampah," kata Ahmad Alim Bachri.

UKM tersebut diharapkan dapat menjadi perwakilan ULM dalam membangun kerja sama dengan pemerintah daerah di Kalimantan Selatan untuk penanganan sampah.

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Kampanye

National Leader World Cleanup Day Indonesia Andy Bahari memberikan apresiasi terhadap kolaborasi lintas sektor yang terlibat dalam pelaksanaan kampanye.

Gerakan ini turut mendapatkan dukungan dari RiveCaReGeneration yang bergerak dalam pemulihan sungai dan kawasan perairan serta ATNESA (Pemuda Tani Nelayan Pedesaan) yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda di sektor pertanian dan perikanan pedesaan.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut memperkuat pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas pemuda, serta organisasi pegiat lingkungan dan pesisir.

Universitas Lambung Mangkurat di Banjarmasin menjadi titik peluncuran nasional kampanye “Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah” yang akan berjalan selama lebih dari dua bulan hingga 28 Oktober 2026.

Penulis :
Leon Weldrick