HOME  ⁄  Nasional

Mendagri Tito Inspeksi Pemulihan Pascagempa NTT, Evakuasi Korban dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mendagri Tito Inspeksi Pemulihan Pascagempa NTT, Evakuasi Korban dan Infrastruktur Jadi Prioritas
Foto: (Sumber :Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. ANTARA/HO-Kemendagri/pri.)

Pantau - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menginspeksi sekaligus mengevaluasi penanganan dan kebutuhan pemulihan pascagempa di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan memprioritaskan keselamatan korban serta pemulihan infrastruktur dasar.

Tito akan mengecek sejumlah lokasi terdampak gempa, termasuk kondisi infrastruktur dan layanan dasar masyarakat, serta berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Untuk bahan kita melakukan evaluasi dengan semua tim, dengan kementerian-kementerian, Kepala BNPB, jadi kita tahu titik mana yang memerlukan apa, mana yang rusak jalannya, otomatis Menteri PU (segera perbaiki),” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Evakuasi Korban dan Layanan Dasar Jadi Prioritas

Tito menegaskan keselamatan korban menjadi prioritas utama pada tahap awal penanganan bencana, termasuk memastikan warga yang sakit memperoleh pengobatan dan kebutuhan dasar keluarga terdampak terpenuhi.

“Prioritas utama, evakuasi dan menolong korban, dan memulihkan infrastruktur dasar … listrik, internet, komunikasi ya, kemudian jalan, akses, harus dibuka,” kata Tito.

Persoalan kelistrikan turut menjadi perhatian setelah Tito menemukan masih ada kecamatan yang belum mendapatkan aliran listrik ketika meninjau wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

“Saya langsung menelepon Dirut PLN, timnya turun langsung,” ujarnya.

Pemulihan infrastruktur juga diarahkan pada kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat, termasuk perbaikan jembatan dan penyediaan air minum.

Pemerintah Siapkan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Penanganan pascagempa akan dilakukan secara bertahap setelah kebutuhan mendesak serta layanan dasar bagi masyarakat terdampak terpenuhi.

Pemerintah selanjutnya akan memasuki masa transisi sebelum melanjutkan penanganan ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Pada tahap tersebut, pemerintah akan menentukan penanganan permanen berdasarkan tingkat kerusakan masing-masing infrastruktur agar perbaikan sesuai kebutuhan.

“Jadi, ya, masyarakat sabar, perlu waktu. Yang penting kita semua turun, bekerja sama [pemerintah] pusat, daerah, dan masyarakat,” tutur Tito.

Penulis :
Ahmad Yusuf