HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Palangka Raya Cek Kesehatan Satgas Karhutla, Sejumlah Personel Alami Batuk

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkot Palangka Raya Cek Kesehatan Satgas Karhutla, Sejumlah Personel Alami Batuk
Foto: (Sumber :Dinkes Palangka Raya cek kesehatan anggota satgas penanganan karhutla di Kota Palangka Raya. ANTARA/Dokumentasi Pribadi.)

Pantau - Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan memberikan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada puluhan anggota Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) untuk menjaga kondisi personel di tengah tingginya intensitas pemadaman kebakaran.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Riduan mengatakan pemeriksaan dilakukan karena personel menghadapi risiko kesehatan akibat paparan asap, debu, panas, dan aktivitas fisik selama proses pemadaman.

"Ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Palangka Raya terhadap kondisi kesehatan anggota Satgas Karhutla. Mereka menghadapi kondisi lingkungan yang cukup berat, mulai dari paparan asap, debu, panas, hingga aktivitas fisik yang menguras tenaga selama proses pemadaman," katanya.

Sejumlah Anggota Satgas Karhutla Alami Batuk

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan dasar berupa pengecekan tekanan darah dan kondisi kesehatan umum serta memberikan vitamin dan obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan.

Dari pemeriksaan tersebut, sejumlah anggota Satgas Karhutla diketahui mengalami keluhan batuk ringan setelah kerap terpapar asap dan debu saat melakukan pemadaman.

"Kami menemukan beberapa anggota mengalami batuk ringan. Karena itu, kami memberikan obat dan vitamin serta mengingatkan mereka untuk tetap menjaga kondisi tubuh selama bertugas," kata Riduan.

Riduan menilai pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan secara berkala selama intensitas penanganan karhutla meningkat, khususnya bagi personel yang bekerja di kawasan lahan gambut.

Ia juga mengingatkan personel menggunakan perlengkapan pelindung untuk mengurangi dampak paparan asap dan debu selama bertugas.

"Kami berharap seluruh anggota satgas tetap menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan. Jangan sampai kondisi kesehatan menurun karena dapat mempengaruhi keselamatan dan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas," ujarnya.

Palangka Raya Catat 298 Kejadian Karhutla

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat 298 kejadian karhutla selama periode 1 Juni hingga 19 Agustus 2026 dengan total lahan terbakar mencapai sekitar 261,41 hektare.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya Heri Fauzi mengatakan Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah dengan kejadian karhutla terbanyak.

"Selama periode 1 Juni sampai 19 Agustus 2026, kami mencatat terjadi 298 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 261,41 hektare. Kejadian terbanyak berada di Kecamatan Jekan Raya diikuti wilayah Kecamatan Sebangau," katanya.

Berdasarkan data BPBD, sebanyak 188 kejadian tercatat di Jekan Raya, 68 kejadian di Sebangau, 25 kejadian di Pahandut, dan delapan kejadian di Bukit Batu, sedangkan Rakumpit tidak mencatat kejadian karhutla dalam periode tersebut.

Setiap laporan kebakaran ditindaklanjuti dengan pengerahan personel dan peralatan pemadaman untuk mencegah api meluas, terutama di kawasan lahan gambut yang rawan terbakar ketika kondisi kering.

Penulis :
Ahmad Yusuf