HOME  ⁄  Nasional

Perbaikan Turap Kali Mampang Ditargetkan Rampung Awal September untuk Antisipasi Banjir

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Perbaikan Turap Kali Mampang Ditargetkan Rampung Awal September untuk Antisipasi Banjir
Foto: (Sumber :Perbaikan turap Kali Mampang segmen Jalan Poncol Jaya, Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026). ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta..)

Pantau - Perbaikan turap Kali Mampang di segmen Jalan Poncol Jaya, Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, ditargetkan rampung pada awal September 2026 untuk mengantisipasi kerusakan dan genangan saat musim hujan.

Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Junjung Paulus mengatakan perbaikan dilakukan setelah tim menemukan sejumlah bagian turap dalam kondisi rusak.

"Kita lakukan perbaikan turap tersebut karena dari hasil monitoring tim di lapangan, terdapat beberapa bagian yang rusak dan dikhawatirkan amblas saat musim hujan nanti," kata Junjung di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Enam Personel Pasukan Biru Kerjakan Turap Sepanjang 300 Meter

Junjung mengatakan pekerjaan perbaikan turap telah dimulai sejak 17 Juli 2026 sebagai langkah antisipatif menghadapi musim hujan sekaligus mencegah genangan.

Pekerjaan tersebut mencakup perbaikan turap setinggi 310 sentimeter sepanjang 300 meter.

Pengerjaan dilakukan secara manual dengan melibatkan enam personel Pasukan Biru.

"Kita kebut pengerjaan ini, mudah-mudahan awal bulan depan selesai sebelum musim hujan tiba," ungkapnya.

Perbaikan tersebut diharapkan dapat meminimalisasi risiko kerusakan bantaran Kali Mampang akibat erosi maupun peningkatan debit air saat musim hujan.

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang andal untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam segala kondisi cuaca," katanya.

Warga Apresiasi Perbaikan Turap Kali Mampang

Warga setempat, Ahmad Ansori, mengapresiasi perbaikan turap yang dilakukan Suku Dinas SDA Jakarta Selatan.

Menurut Ahmad, langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini untuk menghadapi potensi peningkatan debit air ketika musim hujan.

"Kalau dilihat memang sebelumnya turap di sini sudah kurang bagus atau mengkhawatirkan. Melalui perbaikan ini tentunya kami berharap fungsinya akan semakin baik dan optimal," ucapnya.

Penulis :
Aditya Yohan