HOME  ⁄  Nasional

Kemenkes Meminta Sulteng Mendata RS Rusak untuk Diprioritaskan dalam Revitalisasi 2027

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kemenkes Meminta Sulteng Mendata RS Rusak untuk Diprioritaskan dalam Revitalisasi 2027
Foto: Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus mengikuti rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam kunjungan kerjanya di Palu, Sabtu (22/8/2026).

Pantau - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendata rumah sakit daerah yang membutuhkan perbaikan agar dapat diprioritaskan dalam program revitalisasi pada 2027.

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan permintaan tersebut dalam kunjungan kerjanya di Palu, Sabtu (22/8/2026).

“Kalau ada rumah sakit yang perlu perbaikan, akan kita lakukan pembangunan,” kata Benjamin.

Pendataan diperlukan untuk mengidentifikasi rumah sakit dengan kondisi paling membutuhkan penanganan sehingga program revitalisasi dapat dilaksanakan tepat sasaran.

Sebanyak 150 RSUD Rusak Jadi Prioritas Pertama

Kemenkes berencana merevitalisasi 441 RSUD secara bertahap pada 2027, 2028, dan 2029.

Sekitar 150 rumah sakit dengan kondisi paling rusak akan ditempatkan sebagai prioritas pada tahap pertama.

Pemprov Sulawesi Tengah diminta berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk mendata kondisi rumah sakit yang membutuhkan penanganan segera.

“Yang tidak layak, 150 pertama, kalau bisa dibangun tahun depan. Kita membutuhkan data, mana yang paling membutuhkan untuk segera diperbaiki tahun depan,” katanya.

Wamenkes juga meminta pemerintah daerah mendata puskesmas yang sudah rusak atau tidak layak digunakan sebagai bahan pertimbangan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan.

Pemerintah Targetkan Seluruh Kabupaten Punya Rumah Sakit pada 2027

Pemerintah telah membangun 66 rumah sakit baru di 66 kabupaten yang sebelumnya belum memiliki rumah sakit.

Sebanyak 22 rumah sakit telah selesai dibangun, 20 ditargetkan rampung pada 2026, dan 24 lainnya ditargetkan selesai pada 2027.

Pemerintah menargetkan seluruh kabupaten di Indonesia telah memiliki rumah sakit pada 2027.

Di Sulawesi Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi salah satu daerah yang memperoleh manfaat dari program pembangunan tersebut.

Wamenkes mengatakan pembangunan dan revitalisasi rumah sakit menggunakan konsep modern dengan alur pelayanan terintegrasi mulai dari unit gawat darurat, poliklinik, hingga layanan lainnya.

Peningkatan fasilitas kesehatan juga harus disertai ketersediaan sumber daya manusia dan peralatan medis yang memadai untuk mendukung pemerataan kualitas pelayanan.

“SDM-nya bagus, alat-alat makin bagus. Ini semua adalah yang dikerjakan oleh pemerintahan untuk memberikan layanan di mana-mana yang sama bagusnya,” katanya.

Penulis :
Gerry Eka