HOME  ⁄  Nasional

Puluhan Anak Magelang Pamerkan 46 Lukisan untuk Mengembangkan Kreativitas dan Imajinasi

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Puluhan Anak Magelang Pamerkan 46 Lukisan untuk Mengembangkan Kreativitas dan Imajinasi
Foto: Sejumlah anak membuat lukisan di tengah pameran lukisan anak-anak bertajuk "Ruang Khayal Anak #1" di Loka Budaya Kota Magelang, Minggu (23/8/2026)

Pantau - Sekitar 30 anak usia taman kanak-kanak hingga sekolah dasar memamerkan 46 karya dalam pameran lukisan “Ruang Khayal Anak #1” di Loka Budaya Kota Magelang, Jawa Tengah, hingga Kamis (27/8/2026).

Pameran tersebut digelar untuk mengembangkan bakat, kreativitas, daya imajinasi, serta kepercayaan diri anak melalui seni lukis.

“Karya-karya yang dipamerkan menjadi wujud anak-anak menggali kreativitas dan mengembangkan bakat berkesenian, mereka mengungkapkan imajinasi masing-masing secara murni melalui karya lukisan,” kata anggota panitia dari komunitas seni rupa Kelompok Yangitu Kota Magelang, Wahudi.

Puluhan Karya Anak Dipamerkan

Pameran dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang Nurwiyono Slamet Nugroho pada Sabtu (22/8/2026) dan dimeriahkan pementasan tari dari Sanggar Tari Raras Pertiwi Magelang.

Karya yang dipamerkan berupa lukisan di atas kanvas maupun kertas berukuran A3 dengan menggunakan cat akrilik.

Anak-anak menyelesaikan karya di rumah masing-masing selama sekitar satu bulan sebelum lukisan dipamerkan, sedangkan sejumlah peserta menampilkan lebih dari satu karya.

Wahudi menilai proses melukis juga menjadi sarana bagi anak untuk membangun ketangguhan dan menguji kepercayaan diri.

“Proses memulai melukis hingga menyelesaikan karya adalah jalan menguji kepercayaan diri,” ujar Wahudi.

Panitia turut menyediakan “Laboratorium Ruang Khayal” sebagai tempat bagi pengunjung, terutama anak-anak, untuk membuat karya lukis selama pameran berlangsung.

Seni Lukis Jadi Bagian Pendidikan Karakter

Kepala Disdikbud Kota Magelang Nurwiyono Slamet Nugroho mengapresiasi inisiatif Kelompok Yangitu Kota Magelang menyelenggarakan pameran yang secara khusus memberikan ruang kepada karya anak-anak.

Nurwiyono menyebut kegiatan seni menjadi bagian penting dalam proses pendidikan, terutama untuk pembentukan karakter anak sejak dini.

Ketua Kelompok Yangitu Kota Magelang Kaji Habeb mengatakan kegiatan menggambar dan melukis dapat membantu anak mengenali diri, mengembangkan kreativitas, serta membangun keberanian menyampaikan gagasan melalui bahasa visual.

“Pameran ini menjadi media apresiasi terhadap karya seni anak-anak sekaligus sebagai ruang edukasi yang mendorong tumbuhnya karakter kreatif, percaya diri, dan inovatif,” katanya.

Kelompok tersebut berharap pameran menjadi ruang pertemuan antara anak, orang tua, pendidik, dan masyarakat dalam suasana apresiatif sekaligus inspiratif.

Sebagai bagian dari rangkaian “Ruang Khayal Anak #1”, penyelenggara juga akan menggelar lokakarya melukis untuk anak-anak pada Kamis (27/8/2026).

Penulis :
Gerry Eka