HOME  ⁄  Nasional

BNN RI Menyalurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Gempa Flores di Empat Desa

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BNN RI Menyalurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Gempa Flores di Empat Desa
Foto: (Sumber :Tim BNN Provinsi NTT menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak gempa Flores di Desa Ite Jaya, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Jumat (21/8/2026). ANTARA/Yoseph Boli Bataona/aa..)

Pantau - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak gempa Flores di tiga desa di Kabupaten Ngada dan satu desa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

“BNN RI hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Flores. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit,” kata Kepala BNN Provinsi NTT Brigjen Pol Yulianus Yulianto dalam keterangan tertulis yang diterima di Kupang, Senin (24/8/2026).

Bantuan yang disalurkan terdiri atas 2,5 ton beras, 350 dus mi instan, 400 kaleng sarden, serta masing-masing 200 buah terpal, tikar, selimut, dan handuk.

“Untuk menjangkau masyarakat di wilayah terdampak, bantuan dikirim menggunakan dua truk secara bertahap,” kata Yulianus.

Bantuan Menjangkau Warga di Kabupaten Ngada

Truk pertama diberangkatkan pada Rabu (19/8/2026) dan tiba sehari kemudian sebelum bantuan disalurkan ke Desa Nirmala, Kecamatan Golewa Selatan, serta Desa Ite Jaya, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

Sebanyak 114 kepala keluarga (KK) di Desa Nirmala mengalami kerusakan rumah akibat gempa, dengan rincian 17 KK mengalami kerusakan ringan, 73 KK kerusakan sedang, dan 24 KK kerusakan berat.

Di Desa Ite Jaya, bantuan diberikan kepada 98 KK atau 228 jiwa terdampak gempa, termasuk 27 bayi atau anak-anak dan tiga balita.

Kerusakan rumah di Desa Ite Jaya tercatat sebanyak 12 rumah rusak berat, 58 rumah rusak sedang, dan 20 rumah rusak ringan.

Truk kedua diberangkatkan pada 20 Agustus 2026 dan tiba di lokasi sehari kemudian untuk melanjutkan distribusi bantuan.

Pada Sabtu (22/8/2026), tim BNNP NTT menyalurkan bantuan ke Desa Lengkosambi Timur, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, yang dihuni 50 KK atau 120 jiwa terdampak gempa.

Warga terdampak di desa tersebut terdiri atas 30 anak-anak, 80 orang tua, dan 10 lansia.

BNN Pastikan Bantuan Diterima Warga Terdampak

Tim selanjutnya bergerak menuju Desa Wolotelu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Sebanyak 255 KK atau 928 jiwa tercatat terdampak gempa di Desa Wolotelu, termasuk 51 anak-anak, 300 orang tua, dan 134 lansia.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan bantuan dapat diterima oleh warga yang terdampak,” jelas Yulianus.

BNN berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama menjalani masa pemulihan pascagempa.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan memberikan semangat kepada warga untuk bangkit serta kembali menata kehidupan setelah bencana,” katanya.

Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak gempa bumi.

Penulis :
Aditya Yohan