HOME  ⁄  Nasional

Baznas Kerahkan Layanan Kesehatan Bergerak untuk Menjangkau Penyintas Gempa di NTT

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Baznas Kerahkan Layanan Kesehatan Bergerak untuk Menjangkau Penyintas Gempa di NTT
Foto: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menghadirkan layanan kesehatan mobile Rumah Sehat Baznas (RSB) untuk menjangkau para penyintas gempa bumi yang tersebar di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (sumber: Baznas RI)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menghadirkan layanan kesehatan bergerak Rumah Sehat Baznas (RSB) untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada penyintas gempa bumi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tim medis RSB bergerak menyisir lokasi pengungsian dan permukiman warga, termasuk daerah pelosok yang sulit dijangkau kendaraan roda empat, agar masyarakat terdampak tetap memperoleh pelayanan kesehatan.

Tim Medis RSB Jemput Bola ke Lokasi Pengungsian

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengatakan layanan kesehatan tersebut dijalankan secara proaktif dengan mendatangi langsung lokasi para penyintas.

Tim medis mendatangi posko-posko pengungsian mandiri hingga berbagai wilayah pelosok di Pantai Utara, Kecamatan Reok Barat.

Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta pembagian obat-obatan kepada masyarakat terdampak gempa.

"Layanan kesehatan mobile RSB ini kami hadirkan secara proaktif untuk memastikan seluruh penyintas gempa, khususnya para lansia dan anak-anak, mendapatkan penanganan medis yang cepat tanpa terhalang kendala jarak," ungkap Idy.

Kelompok lanjut usia dan anak-anak menjadi perhatian khusus karena membutuhkan akses pelayanan kesehatan secara cepat di tengah kondisi pascabencana.

Menurut Idy, keberadaan layanan medis bergerak menjadi penting karena fasilitas kesehatan lokal masih memiliki keterbatasan, sementara sejumlah penyintas mengalami gangguan kesehatan yang membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan.

Petugas medis RSB tidak hanya menunggu penyintas mendatangi posko pelayanan kesehatan, tetapi juga aktif menyambangi permukiman warga dan berbagai titik pengungsian.

Tim turut menjangkau lokasi pengungsian yang sulit diakses menggunakan kendaraan roda empat untuk memastikan hambatan jarak dan kondisi geografis tidak menghalangi masyarakat memperoleh pelayanan medis.

Perwakilan tim medis RSB dr Moch Raedy Noor Rizki menjelaskan pelayanan kesehatan dilakukan secara bergerak dengan mendatangi langsung posko-posko pengungsian di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Tim medis juga menyisir wilayah yang sulit dijangkau agar penyintas yang mengalami kendala transportasi maupun hambatan geografis tetap mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan secara cepat.

"Melalui penyisiran tersebut, tim kesehatan RSB Baznas telah menangani ratusan pasien terdampak yang membutuhkan pelayanan medis setiap harinya," ungkap Raedy.

Baznas Salurkan Logistik hingga Sediakan Masjid Darurat

Selain pelayanan kesehatan, Baznas menyalurkan bantuan kebutuhan pokok atau sembako kepada masyarakat terdampak gempa bumi.

Melalui Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB), berbagai kebutuhan logistik turut didistribusikan untuk mendukung operasional dapur umum di lokasi terdampak.

Baznas juga menyediakan masjid darurat untuk memenuhi kebutuhan ibadah masyarakat selama berada di lokasi pengungsian.

Sarana sanitasi turut disediakan guna menunjang kebersihan dan kesehatan para pengungsi selama menjalani masa penanganan pascabencana.

Baznas juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam penanganan dan pemulihan korban gempa bumi di NTT melalui penyaluran sedekah.

"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengulurkan tangan dan menyalurkan sedekah terbaik melalui Baznas guna meringankan beban serta memulihkan kehidupan saudara-saudara kita di NTT," ungkap Idy.

Penulis :
Shila Glorya