
Pantau - Sebanyak 30 dari 35 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah terpencil Batam, Kepulauan Riau, telah rampung dibangun, tetapi belum beroperasi karena masih menunggu arahan pemerintah pusat.
Koordinator Wilayah SPPG Batam Defri Frenaldi mengatakan pembangunan puluhan dapur tersebut ditujukan untuk memperluas pelayanan MBG, terutama di kawasan terpencil dan wilayah kepulauan Batam.
“Dari seluruh titik, ada 30 yang sudah terbangun, tapi belum ada yang operasional, masih menunggu arahan dari pusat,” kata Defri saat dihubungi di Batam, Selasa (25/8/2026).
Sebanyak 30 dari 35 Dapur Telah Dibangun
Defri merinci empat SPPG telah memiliki kepala SPPG dan menjalani proses appraisal atau perhitungan nilai ekonomi aset dapur.
Sebanyak 12 SPPG lainnya belum memiliki kepala SPPG, tetapi proses appraisal telah dilakukan.
Selain itu, terdapat enam SPPG yang bangunannya telah berdiri tetapi belum menjalani appraisal, sedangkan delapan SPPG lainnya masih dalam proses penilaian tersebut.
“Sekarang yang sudah terbangun sudah lebih banyak. Di bulan Maret ada 13 yang sudah terbangun sekarang sudah 30 dari 35 titik,” kata dia.
Lima titik lainnya belum dibangun, tetapi telah masuk dalam daftar titik yang tercatat pada portal mitra.
Dapur SPPG daerah terpencil di Batam diprioritaskan untuk sejumlah wilayah hinterland di luar daratan utama, antara lain Kecamatan Galang, Bulang, Belakang Padang, serta sejumlah wilayah di Sekupang dan Nongsa.
Ribuan Penerima Manfaat Berpotensi Terlayani
Defri mengatakan sejumlah dapur di kawasan tersebut memiliki potensi penerima manfaat dalam jumlah besar setelah mulai beroperasi.
“Ada SPPG di Tanjung Kertang, Galang, yang diperkirakan melayani 1.031 penerima manfaat, Sembulang 815 penerima manfaat, Pulau Kasu 943 penerima manfaat, dan Pulau Terong sebanyak 680 penerima manfaat,” katanya.
Menurut Defri, kesiapan bangunan merupakan salah satu tahapan yang harus diselesaikan sebelum dapur SPPG dapat beroperasi.
Setelah proses administrasi dan penilaian selesai, pengoperasian dapur masih harus menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
Secara keseluruhan terdapat 164 SPPG daerah terpencil di Kepulauan Riau, dengan rincian satu SPPG di Tanjungpinang, 17 di Bintan, 18 di Karimun, 14 di Natuna, 23 di Anambas, 35 di Batam, dan 56 di Lingga.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



