HOME  ⁄  Nasional

Baznas Siapkan Beasiswa bagi 1.000 Mahasiswa dari Keluarga Terdampak Gempa NTT

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Baznas Siapkan Beasiswa bagi 1.000 Mahasiswa dari Keluarga Terdampak Gempa NTT
Foto: (Sumber :Penyerahan simbolis beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI untuk 1.000 orang mahasiswa terdampak gempa bumi di NTT. ANTARA/HO-Baznas RI.)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan beasiswa bagi 1.000 mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dari keluarga terdampak gempa bumi untuk membantu keberlanjutan pendidikan dan memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Program tersebut menjadi bagian dari layanan jangka menengah Baznas bagi mahasiswa yang mengalami kendala biaya pendidikan dan kebutuhan hidup akibat kondisi ekonomi keluarga setelah terdampak bencana.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad menyampaikan program tersebut dalam keterangan di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

“Untuk upaya jangka menengah, kami menyiapkan program yang insya Allah tepat sasaran, yaitu memberikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa dan mahasiswi asal NTT yang berasal dari keluarga terdampak gempa,” kata Idy.

Mahasiswa Terima Rp1 Juta per Bulan

Idy menjelaskan setiap penerima akan memperoleh bantuan sebesar Rp1 juta per bulan selama tiga bulan pada tahap pertama.

Dengan jumlah sekitar 1.000 penerima, program tersebut menyasar mahasiswa asal wilayah terdampak gempa di NTT yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.

“Mereka adalah mahasiswa yang berkuliah di luar daerah terdampak gempa. Kami menerima informasi bahwa mahasiswa asal daerah terdampak di NTT yang sedang kuliah di luar daerah tersebut bisa saja mengalami kendala karena kiriman biaya hidup dari keluarga mereka macet,” ujarnya.

Bantuan tersebut disiapkan untuk mengurangi kendala biaya yang dialami mahasiswa akibat terganggunya kondisi ekonomi keluarga setelah bencana.

Baznas Galang Dana dan Gandeng Mitra

Baznas akan menghimpun dana melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk mitra lembaga tersebut, untuk merealisasikan sekaligus menjaga keberlanjutan program beasiswa.

“Baznas juga telah berkoordinasi dengan pimpinan Baznas di sejumlah daerah yang menjadi pusat pendidikan mahasiswa asal NTT,” ucap Idy.

Idy menegaskan proses penyaluran bantuan tetap berpedoman pada prinsip tiga aman yang diterapkan Baznas.

Prinsip tersebut meliputi aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI sebagai landasan dalam menentukan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Penulis :
Ahmad Yusuf