
Pantau - Menteri Hukum Supratman Andi Agtas membuka peluang bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 untuk melanjutkan pengabdian melalui pendidikan kedinasan di lingkungan Kementerian Hukum (Kemenkum).
Supratman mengatakan Kemenkum membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter kuat, integritas, wawasan kebangsaan, dan patriotisme.
“Saya mengundang adik-adik anggota Paskibraka nanti untuk bisa ikut seleksi dalam penerimaan mahasiswa kedinasan Politeknik Kementerian Hukum Republik Indonesia,” ujar Supratman saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Ajakan tersebut membuka kesempatan bagi anggota Paskibraka untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang berkontribusi dalam bidang hukum dan pelayanan publik.
Kemenkum Mencari Talenta Muda Berintegritas
Supratman menegaskan integritas, wawasan kebangsaan, dan patriotisme menjadi karakter penting yang dibutuhkan Kemenkum selain kemampuan intelektual.
“Itu yang paling penting, di luar kemampuan soal intelektual dan lain sebagainya,” tuturnya.
Menurut Supratman, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun aparatur yang mampu menjalankan tugas secara profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Supratman sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka Nasional dalam acara makan malam bersama di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
“Jujur, saya hadir di Istana menyaksikan pelaksanaan pengibaran bendera dan penurunan bendera kita. Saya terharu atas keberhasilan adik-adik sekalian,” ujar Menkum.
Menurutnya, keberhasilan menjadi anggota Paskibraka bukan hanya berkaitan dengan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga mencerminkan kedisiplinan, tanggung jawab, jiwa kebangsaan, dan semangat pengabdian kepada negara.
Paskibraka Dinilai Membentuk Jiwa Kepemimpinan
Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding yang turut menghadiri kegiatan tersebut menilai pengalaman menjadi Paskibraka merupakan bekal penting dalam membangun karakter kepemimpinan.
Abdul yang memiliki latar belakang sebagai mantan Paskibra mengatakan Paskibraka mengajarkan kemampuan bekerja dalam tim sekaligus memahami tanggung jawab seorang pemimpin.
“Di Paskibraka ini dilatih membentuk tim dan dilatih menjadi pemimpin. Belajar jadi pasukan, belajar jadi komandan, dan harus tertib. Nilai-nilai itu saya kira penting,” kata Abdul.
Sebanyak 76 anggota Paskibraka Nasional 2026 mendapat apresiasi khusus dari Menkum untuk mengikuti makan malam bersama di Graha Pengayoman Kemenkum sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pengayoman Ke-81.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas keberhasilan anggota Paskibraka Nasional menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan



