
Pantau - Kabut asap akibat meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan mulai menyelimuti Banjarmasin pada akhir Agustus 2026 dan memicu kekhawatiran warga terhadap gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak serta kelompok rentan.
Kondisi udara yang berubah membuat warga mulai menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar rumah, serta menutup pintu dan jendela untuk mengurangi paparan asap.
Asap dari titik kebakaran berpotensi terbawa angin menuju kawasan permukiman sehingga dapat menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Warga Banjarmasin, Aulia Handayani, mengatakan kabut asap membuat masyarakat semakin waspada terhadap kesehatan anggota keluarga.
"Kalau asap mulai terasa pekat, kami tentu khawatir, terutama untuk anak-anak. Kami berusaha mengurangi aktivitas di luar dan menggunakan masker kalau memang harus keluar," kata Aulia.
Warga juga mulai membatasi paparan kabut asap dengan lebih banyak berada di dalam rumah ketika kondisi udara terasa semakin pekat.
Penggunaan masker dan pengurangan aktivitas di luar ruangan menjadi langkah yang dilakukan masyarakat untuk menekan risiko menghirup partikel dari kabut asap.
"Kami berharap kebakaran bisa segera ditangani supaya asapnya tidak terus menyebar. Masyarakat juga harus saling mengingatkan untuk menjaga kesehatan," ujarnya.
Kabut asap terjadi di tengah meningkatnya ancaman karhutla di Kalimantan Selatan selama musim kemarau.
Kondisi tersebut tidak hanya mengurangi jarak pandang, tetapi juga membawa ancaman kesehatan karena partikel asap dapat mengganggu saluran pernapasan masyarakat.
Anak-anak dan kelompok rentan menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih ketika paparan kabut asap berlangsung.
Penanganan kebakaran di lapangan dan perlindungan kesehatan masyarakat diperlukan secara bersamaan agar penyebaran asap serta risiko gangguan pernapasan dapat ditekan.
Masyarakat diimbau menjaga kesehatan dengan membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di tengah kabut asap.
- Penulis :
- Aditya Yohan



