HOME  ⁄  Nasional

Pola Raya Membuka Jalan bagi Arsitek Indonesia untuk Menembus Pasar Global dari New York

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pola Raya Membuka Jalan bagi Arsitek Indonesia untuk Menembus Pasar Global dari New York
Foto: (Sumber :Penandatanganan Surat Pernyataan Kehendak atau Letter of Intent antara Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York dan PT Pola Raya Studio untuk memperkuat promosi arsitektur, kriya, desain, talenta, dan ekonomi kreatif Indonesia di Amerika Serikat, di New York, Rabu (5/8/2026). (Antara/HO/Pola Raya).)

Pantau - PT Pola Raya Studio menyiapkan pembukaan kantor di New York, Amerika Serikat, dan menjajaki akuisisi perusahaan lokal untuk menjembatani arsitek, pengembang, serta perusahaan Indonesia memasuki pasar global.

Direktur PT Pola Raya Studio Mohamad Amin Ahlun Nazar mengatakan salah satu program utama perusahaan adalah membawa arsitek Indonesia ke New York untuk memamerkan karya dan mempresentasikan gagasan secara langsung kepada pengembang, firma arsitektur, pemilik proyek, serta pelaku industri Amerika Serikat.

Menurut Amin, banyak proyek Indonesia memiliki kualitas dan visi kuat, tetapi masih menghadapi tantangan ketika harus memperkenalkan nilai proyek kepada audiens internasional.

“Proyek yang baik belum tentu langsung dipahami. Dalam pertemuan bisnis internasional, kita mungkin hanya memiliki waktu yang singkat untuk membuat seseorang memahami skala, nilai, dan alasan sebuah proyek layak diperhatikan,” katanya.

Pola Raya akan membantu pemilik proyek menyampaikan gagasan secara jelas sehingga calon investor global dapat memahami karya, pengalaman, material, budaya, teknologi, dan pendekatan yang membentuk proyek tersebut.

Pola Raya bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York telah menandatangani Surat Pernyataan Kehendak atau Letter of Intent pada awal Agustus 2026 untuk memperkuat promosi arsitektur, kriya, desain, talenta, dan ekonomi kreatif Indonesia di Amerika Serikat.

Kolaborasi tersebut mencakup pameran, presentasi, forum bisnis, business matching, program arsitektur dan desain, maket, diorama, konten digital, serta pertukaran pengetahuan.

“Tujuan kerjasama ini bukan sekadar membawa nama Pola Raya ke luar negeri. Kehadiran itu dirancang sebagai jembatan bagi arsitek, developer, perusahaan properti, serta perusahaan Indonesia dari berbagai sektor untuk memperkenalkan kemampuan, proyek, dan peluang bisnisnya kepada pasar global,” ujarnya.

Maket, kriya, material, dan pengalaman digital juga akan digunakan untuk membantu audiens internasional memahami gagasan dan karakter proyek Indonesia secara lebih cepat dan utuh.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di New York Winanto Adi mengatakan kolaborasi tersebut membuka ruang bagi kemampuan Indonesia untuk bertemu dengan jejaring internasional yang relevan.

“Indonesia memiliki arsitek, perajin, desainer, dan perusahaan dengan kemampuan yang kuat. Yang dibutuhkan adalah ruang agar kemampuan tersebut dapat diperkenalkan dengan baik, dipahami, dan berkembang menjadi hubungan profesional serta bisnis yang nyata,” ujarnya.

New York dipilih karena menjadi salah satu pusat ekonomi, arsitektur, properti, desain, dan investasi dunia yang mempertemukan pengembang, firma arsitektur, investor, lembaga keuangan, akademisi, pelaku teknologi, serta industri kreatif dari berbagai negara.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026