HOME  ⁄  Nasional

Menteri PKP Mengingatkan Pengembang Jaga Kepercayaan Publik dan Pastikan Kualitas Rumah Subsidi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menteri PKP Mengingatkan Pengembang Jaga Kepercayaan Publik dan Pastikan Kualitas Rumah Subsidi
Foto: (Sumber :Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menghadiri penganugerahan 20th Annual Indonesia Property & Bank Award (IPBA) ke-20 Tahun 2026 di Jakarta. (ANTARA/Aji Cakti).)

Pantau - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengingatkan para mitra kerja pemerintah, termasuk pengembang rumah subsidi, untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan kualitas hunian melalui proses pengawasan di seluruh lini pekerjaan.

Maruarar menegaskan pemerintah akan terus mendorong pelaku usaha di daerah untuk mendukung pemerataan perekonomian dengan tetap menjaga kepercayaan masyarakat dan pemerintah.

“Harus menjaga komitmen. Jangan sekedar menerima uang (menjual produk) tapi rumahnya tidak jelas, kasihan masyarakat nantinya,” ujar Maruarar atau Ara dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Ara menyampaikan hal tersebut setelah menghadiri penganugerahan 20th Annual Indonesia Property & Bank Award (IPBA) ke-20 Tahun 2026 di Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Ara memberikan hadiah umrah kepada pengembang rumah subsidi terbaik, marbot masjid, dan jurnalis dengan total sebanyak 60 tiket.

Pemberian hadiah kepada pengembang menjadi bentuk apresiasi terhadap pihak yang mendukung penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sektor rumah subsidi dinilai memiliki posisi strategis dalam memperluas akses kepemilikan rumah sehingga penghargaan tersebut juga diharapkan mendorong peningkatan kualitas pembangunan hunian di berbagai daerah.

Ara menegaskan hadiah bagi pengembang bukan diperuntukkan bagi kepentingan pribadi pemilik perusahaan maupun jajaran direksi.

“Hadiah tersebut harus diberikan kepada karyawan masing-masing pengembang sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan kerja mereka di lapangan,” kata Ara.

Maruarar juga berkomitmen memberikan hadiah lebih konkret berupa delapan unit rumah subsidi kepada pengembang rumah subsidi terbaik pada penyelenggaraan penghargaan tahun berikutnya.

Delapan rumah tersebut kembali diarahkan untuk diberikan kepada karyawan pengembang sebagai penghargaan atas kontribusi mereka dalam menjalankan proyek rumah subsidi.

Kebijakan tersebut menekankan bahwa keberhasilan perusahaan pengembang tidak terlepas dari peran seluruh tim, termasuk pekerja yang terlibat langsung dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pemberian rumah subsidi sebagai hadiah juga sejalan dengan program perumahan nasional yang diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026