HOME  ⁄  Nasional

Baznas RI Luncurkan Beasiswa Santri untuk Memperluas Akses Pendidikan Tinggi

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Baznas RI Luncurkan Beasiswa Santri untuk Memperluas Akses Pendidikan Tinggi
Foto: Peluncuran program Beasiswa Santri oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Pondok Pesantren Al Wahabiyyah Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu 29/8/2026 (sumber: Baznas)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI meluncurkan Program Beasiswa Santri di Pondok Pesantren Al Wahabiyyah Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, untuk memperluas akses pendidikan lanjutan bagi kalangan santri.

Program tersebut diluncurkan bertepatan dengan momentum penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan kekuasaan politik, ekonomi, serta ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan instrumen yang dapat digunakan untuk memperbaiki tata kelola negara dan mendorong kebangkitan umat.

"Seluruh upaya tersebut harus diarahkan pada kebangkitan umat," kata Sodik dalam kegiatan peluncuran Program Beasiswa Santri di Jombang.

Beasiswa Diharapkan Buka Akses Pendidikan bagi Santri

Direktur Pesantren Kementerian Agama Basnang Said mengatakan Program Beasiswa Santri diharapkan dapat membantu para santri melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperluas kesempatan bagi santri memperoleh pendidikan lanjutan.

Kementerian Agama juga berkomitmen memperkuat kerja sama dengan berbagai pesantren, termasuk melalui pengembangan program beasiswa pendidikan yang memberikan manfaat kepada santri.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Wahabiyyah Tambakberas Jombang, Bu Nyai Mundjidah Wahab, berharap program tersebut memberikan manfaat nyata, khususnya bagi santriwan dan santriwati dari keluarga kurang mampu.

"Semoga kegiatan ini menjadi program yang bermanfaat bagi para santri, terutama santriwan-santriwati yang tidak mampu, sehingga mereka dapat merasakan pendidikan yang layak," ujar Mundjidah.

Kegiatan peluncuran tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, antara lain alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), pesantren, organisasi kemasyarakatan, serta penerima beasiswa Baznas.

Kolaborasi Pendidikan Santri Akan Diperluas

Sekretaris Jenderal Majelis Alumni IPNU Idy Muzayyad mengatakan kerja sama antara Baznas dan Majelis Alumni IPNU juga diwujudkan melalui Program Future Leaders Fellowship (FLF) yang diinisiasi alumni IPNU.

"Program ini merupakan langkah awal dalam mendorong kebangkitan santri melalui program bantuan pendidikan," kata Idy.

Menurut Idy, kerja sama tersebut akan terus diperluas agar manfaat program pendidikan dapat menjangkau semakin banyak santri.

Perluasan kolaborasi juga akan melibatkan Kementerian Agama, khususnya melalui bidang pendidikan pesantren, sehingga program beasiswa dapat menjangkau lebih banyak santri yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

Selain peluncuran Program Beasiswa Santri, kegiatan tersebut diisi dengan gelar wicara bertema "Transformasi Pesantren dalam Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia melalui Pendidikan Tinggi".

Gelar wicara membahas peran transformasi pesantren dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui perluasan akses terhadap pendidikan tinggi.

Sejumlah tokoh menjadi narasumber, antara lain Ketua Gerakan Pengasuh Pesantren Indonesia (GAPI) K.H. Cholil Nafis, Ketua RMI PBNU K.H. Hodri Arief, Ketua LP2 PP Muhammadiyah H Maskuri, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026