
Pantau - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menilai pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga sekaligus membuka kesempatan lebih besar bagi anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM Lalu Dodot Patria Ary mengatakan penguatan kapasitas ekonomi perempuan memberikan dampak luas karena hasil usaha turut menopang berbagai kebutuhan keluarga.
"Kami melihat perjuangan ibu-ibu pelaku usaha bukan hanya tentang bagaimana mereka menjalankan usaha, tetapi juga bagaimana seorang ibu berusaha memastikan anaknya tetap mendapatkan pendidikan yang layak," kata Dodot.
Menurut Dodot, pemberdayaan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan modal dan kapasitas usaha, tetapi juga manfaat terhadap kesejahteraan keluarga dan lingkungan sosial pelaku usaha.
Dodot mengatakan kemampuan ekonomi keluarga memiliki kaitan erat dengan keberlanjutan pendidikan anak.
“Ketika usaha berkembang dan pendapatan keluarga semakin kuat, orang tua memiliki ruang yang lebih besar untuk menjaga keberlanjutan pendidikan anak,” katanya.
PNM menilai pemberdayaan perempuan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pertumbuhan usaha menghasilkan manfaat yang melampaui peningkatan pendapatan.
“Usahanya kita bantu tumbuh, keluarganya kita perhatikan, dan masa depan anak-anaknya juga harus memiliki ruang untuk tumbuh,” ujarnya.
Pendekatan tersebut turut mendasari perhatian PNM terhadap lingkungan pendidikan keluarga pelaku usaha melalui bantuan perbaikan sejumlah fasilitas SMP Taman Dewasa 2 Dlingo di Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sekolah tersebut menjadi tempat anak Sulastri, perajin bambu asal Dlingo yang menjalankan usaha mikro sejak 2021 untuk membantu menopang perekonomian keluarga, menempuh pendidikan.
Bagi Sulastri, usaha kerajinan bambu menjadi sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga keberlanjutan pendidikan anaknya.
Penghasilan dari kegiatan produktif tersebut memberikan ruang bagi keluarga Sulastri untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan mempertahankan anaknya agar tetap bersekolah.
“Ketika perempuan memiliki kemampuan ekonomi yang semakin baik, manfaatnya dapat mengalir kepada generasi berikutnya melalui kesempatan untuk terus tumbuh dan memperoleh pendidikan,” kata Dodot.
- Penulis :
- Aditya Yohan




