
Pantau - Tim gabungan memperketat patroli di perairan Gunung Anak Krakatau, Kabupaten Lampung Selatan, setelah menemukan nelayan beraktivitas di area terlarang dan sebuah speedboat mendekati kawasan tersebut pada Minggu pagi.
Patroli melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Satuan Polisi Perairan Polres Lampung Selatan, Direktorat Polisi Perairan Polda Lampung, serta Seksi Kedokteran dan Kesehatan Polres Lampung Selatan.
Kasat Polair Polres Lampung Selatan Iptu Panpan Hermayadi mengatakan pengawasan dilakukan untuk mencegah masyarakat dan wisatawan memasuki kawasan yang berisiko akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Patroli ini merupakan upaya bersama untuk memastikan masyarakat tidak melakukan aktivitas di zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan terlarang. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” katanya.
Nelayan Ditemukan Beraktivitas di Zona Terlarang
Petugas menemukan seorang nelayan sedang menjaring ikan di dalam radius yang tidak diperbolehkan saat melakukan patroli sekitar pukul 06.00 WIB.
Tim kemudian menghampiri nelayan tersebut untuk memberikan teguran dan penjelasan mengenai bahaya beraktivitas di zona terlarang.
“Nelayan kami temukan sedang melakukan aktivitas di area yang tidak diperbolehkan. Kami berikan pemahaman dan meminta yang bersangkutan segera menjauh demi keselamatan,” ujarnya.
Petugas juga membagikan masker kepada nelayan sebagai perlindungan terhadap potensi paparan material vulkanik.
Speedboat Berbalik Arah saat Didekati Petugas
Dalam patroli yang sama, petugas melihat sebuah speedboat berwarna putih mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau.
Tim berupaya memeriksa kapal yang diduga datang dari arah Pulau Jawa dan membawa wisatawan yang hendak mendekati kawasan tersebut.
Namun, speedboat itu berbalik arah ketika petugas melakukan pendekatan dan kemudian meninggalkan kawasan menuju perairan Banten.
“Ketika melihat kapal mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau, tim langsung melakukan pengecekan. Namun kapal tersebut kemudian berbalik arah dan meninggalkan lokasi menuju perairan Pulau Jawa,” ucapnya.
Patroli Gabungan Akan Terus Dilakukan
Panpan mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau serta selalu mematuhi zona larangan yang telah ditetapkan.
Patroli gabungan akan terus dilakukan untuk memastikan kawasan terlarang tidak dimasuki masyarakat, baik untuk aktivitas penangkapan ikan maupun kegiatan wisata.
- Penulis :
- Gerry Eka




