HOME  ⁄  Nasional

Abdul Fikri Faqih Minta Rekrutmen CPNS Diprioritaskan untuk Memenuhi Kebutuhan Tenaga Pendidikan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Abdul Fikri Faqih Minta Rekrutmen CPNS Diprioritaskan untuk Memenuhi Kebutuhan Tenaga Pendidikan
Foto: (Sumber :Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih. ANTARA/HO-Humas DPR RI..)

Pantau - Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih meminta pemerintah memprioritaskan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendatang untuk memenuhi kebutuhan tenaga sektor pendidikan, terutama di sekolah-sekolah prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Fikri mengatakan program Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) membutuhkan fasilitas serta sumber daya manusia kependidikan yang memadai, termasuk tenaga perpustakaan.

“Syukur dari 500 ribu itu PNS yang direkrut adalah pustakawan, sehingga perpustakaan kita menjadi perpustakaan yang berkualitas dan representatif untuk sekolah-sekolah prioritas,” ujarnya di Jakarta, Senin.

Fikri menekankan keberadaan pengelola perpustakaan yang kompeten menjadi salah satu kebutuhan untuk mendukung ekosistem dan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah tersebut.

Ia juga mengingatkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu agar mempersiapkan diri menghadapi seleksi untuk memperebutkan formasi CPNS pada awal 2027.

Menurut Fikri, terdapat rencana pengalihan lebih dari 230.000 PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu, sementara sekitar 900.000 PPPK penuh waktu akan mengikuti proses seleksi menjadi PNS pada awal 2027 dengan sekitar 500 ribu formasi yang disiapkan.

“Jadi siap-siap bagi PPPK yang penuh waktu untuk seleksi memperebutkan formasi,” katanya.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) memproyeksikan kebutuhan guru secara nasional mencapai 526.689 formasi hingga 2026 untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik, termasuk di madrasah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Garuda.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyatakan DPR berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru setelah pemerintah dan DPR menyepakati perbaikan status kepegawaian tenaga pendidik.

“Jadi klasternya kita perbaiki dulu, langkah berikutnya baru kesejahteraannya kita tingkatkan,” katanya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026