HOME  ⁄  Nasional

Puan Maharani Mengucapkan Selamat kepada Gus Kikin yang Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Puan Maharani Mengucapkan Selamat kepada Gus Kikin yang Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU
Foto: (Sumber :Ketua DPR RI Puan Maharani bersama jajaran Pimpinan DPR RI saat konferensi pers di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (1/9/2026). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi).)

Pantau - Ketua DPR RI Puan Maharani mengucapkan selamat kepada K.H. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031 dalam Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.

Puan berharap PBNU di bawah kepemimpinan Gus Kikin dapat menjalankan berbagai agenda organisasi dengan semakin baik.

"Semoga dengan sudah selesainya Muktamar NU ini, NU akan semakin berjalan dengan baik dan menjalankan semua yang harus dilaksanakan semakin baik ke depannya," kata Puan usai memimpin Rapat Paripurna DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Puan juga mengapresiasi penyelenggaraan Muktamar Ke-35 PBNU yang telah berlangsung dengan baik dan lancar.

"Selamat atas sudah terselenggaranya dan berjalannya dengan baik dan lancar Muktamar NU, dan terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum, juga Rais Aam Bapak K.H. Miftachul Akhyar," katanya.

Gus Kikin Terpilih dalam Muktamar Ke-35 NU

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, K.H. Abdul Hakim Mahfudz ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031.

Penetapan Gus Kikin dilakukan melalui musyawarah majelis Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA) dalam Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026).

Nama Gus Kikin mendapatkan persetujuan dari Rais Aam terpilih.

AHWA Menetapkan Gus Kikin Secara Mufakat

Salah satu kiai tim AHWA, K.H. Anwar Iskandar, mengatakan keputusan memilih Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU dilakukan secara mufakat.

"Secara mufakat memutuskan untuk memilih K.H. Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmah 2026-2031," kata K.H. Anwar Iskandar di Jombang.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026