
Pantau - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mendorong mahasiswa membangun pengetahuan luas dan kemampuan berpikir sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dorongan tersebut dinilai semakin penting di tengah pesatnya perkembangan AI yang turut mengubah kebutuhan kemampuan manusia dalam berbagai bidang.
Stella mengajak mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk memperluas pengalaman, memperdalam pengetahuan, serta mengembangkan berbagai kemampuan yang relevan dengan perubahan zaman.
Menurut Stella, penguasaan ilmu menjadi salah satu bekal penting agar kemampuan mahasiswa tidak mudah tergantikan oleh AI.
"Satu yang harus kalian maknai supaya kalian tidak tergantikan oleh AI, adalah dengan punya ilmu yang tidak bisa dikalahkan oleh AI. Jadi waktu kuliah harus gali semua potensi dan pengetahuan," kata Stella.
Mahasiswa Diminta Gali Potensi Selama Kuliah
Stella mendorong mahasiswa tidak hanya menjalani kegiatan perkuliahan, tetapi juga menggali seluruh potensi dan pengetahuan yang dapat diperoleh selama berada di perguruan tinggi.
Selain menguasai pengetahuan, Stella menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa dalam mengatur waktu dan menentukan prioritas.
Menurut Stella, menjalani perkuliahan sambil bekerja dapat menjadi salah satu pengalaman yang membantu mahasiswa membangun keterampilan dalam mengelola berbagai aktivitas sekaligus.
Pengalaman tersebut dapat melatih mahasiswa menentukan prioritas serta membagi waktu antara kegiatan akademik dan aktivitas lainnya.
Pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi juga dinilai menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas dirinya.
"Ilmu yang didapatkan di kuliah inilah yang akan bisa membuat adik-adik berkembang lebih besar lagi," ungkap Stella.
Stella Sampaikan Lima Pesan untuk Mahasiswa
Dalam pembekalan kepada mahasiswa, Stella merangkum pandangannya mengenai makna menjalani pendidikan tinggi melalui lima pesan utama.
Pesan pertama, mahasiswa perlu menjalani masa kuliah secara maksimal dan tidak setengah-setengah dalam memanfaatkan kesempatan yang tersedia.
Pesan kedua, mahasiswa perlu memperluas pengalaman dengan mengeksplorasi berbagai kesempatan sekaligus memanfaatkan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki.
Pesan ketiga, mahasiswa perlu membangun pengetahuan yang luas dan universal agar memiliki bekal kuat di tengah perkembangan AI dan teknologi lainnya.
Pesan keempat, mahasiswa perlu belajar dan terus berkembang dari berbagai tantangan yang dihadapi.
Pesan kelima, mahasiswa diminta tetap mengingat asal-usul mereka meskipun terus berkembang dan memperoleh berbagai pengalaman baru.
"Hiduplah secara maksimal, jangan setengah-setengah, eksplorasi dan manfaatkan, dapatkan pengetahuan universal, ilmu yang universal agar kalian tidak digantikan, apa yang tidak membunuhmu membuatmu lebih kuat, dan jangan pernah lupa dari mana kamu berasal," kata Stella.
Bekal untuk Adaptif Menghadapi Perubahan
Stella berharap berbagai bekal tersebut tidak hanya memperkuat kapasitas mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi.
Pengetahuan, pengalaman, kemampuan mengelola waktu, serta pembelajaran dari berbagai tantangan diharapkan membentuk mahasiswa menjadi individu yang adaptif terhadap perubahan.
Mahasiswa juga diharapkan mampu memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah untuk terus mengembangkan dirinya.
Pada akhirnya, Stella berharap kapasitas yang dibangun selama pendidikan tinggi dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk memberikan kontribusi bagi lingkungan dan masyarakat.
- Penulis :
- Arian Mesa




