
Pantau - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan pembangunan negara dan peradaban yang kuat harus dimulai dengan meningkatkan kualitas manusia sejak usia dini.
Stella menyampaikan hal tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (2/9/2026), dengan menyoroti pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) terhadap perkembangan otak, kemampuan berpikir, dan kapasitas sumber daya manusia.
"Kalau kita mau membangun negara dan peradaban yang kuat, tentu saja yang paling harus dibangun adalah manusianya. Dan membangun manusianya, perkembangan otak dan pikiran, kemampuan manusianya itu semuanya sangat terpengaruh dan terbentuk sejak PAUD," kata Stella.
Lingkungan Berperan Mengembangkan Potensi Anak
Stella yang merupakan pakar psikologi kognitif menilai kemampuan belajar dan beradaptasi dengan lingkungan menjadi aspek penting dalam perkembangan anak.
Menurut dia, anak memiliki potensi besar sejak awal kehidupan, sedangkan lingkungan di sekitarnya berperan dalam membantu mengembangkan potensi tersebut.
Ia pun mengajak pendidik dan orang tua memperhatikan bagaimana lingkungan sehari-hari dapat mendukung perkembangan kemampuan anak.
"Untuk itu penggunaan perangkat digital perlu ditempatkan secara bijak, agar tidak mengurangi kesempatan anak untuk berinteraksi, belajar, dan mengembangkan kemampuan berpikirnya melalui lingkungan sekitar," ujarnya.
AI Dinilai Bukan Pengganti Kemampuan Berpikir Manusia
Stella juga meminta pendidik melihat perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir manusia, tetapi sebagai bagian dari lingkungan belajar yang perlu digunakan secara bijak.
Menurut Stella, perkembangan AI semakin menunjukkan pentingnya membangun kemampuan manusia yang tidak sekadar bergantung pada kegiatan mengingat informasi.
Salah satu kemampuan yang dinilai penting untuk dikembangkan sejak usia dini ialah melihat pola, struktur, dan analogi.
"Analogi, kemampuan melihat struktur inilah yang membuat ilmuwan menemukan ilmu baru. Jadi bayangkan, kalau anak-anak kita mampu untuk melihat struktur, persamaan struktur, persamaan pola sejak kecil, kemungkinan mereka menjadi ilmuwan itu juga akan lebih besar," ucap Stella Christie.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




