HOME  ⁄  Nasional

Kemenag Dorong Pramuka Madrasah Perkuat Nilai Keagamaan dan Semangat Kebangsaan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemenag Dorong Pramuka Madrasah Perkuat Nilai Keagamaan dan Semangat Kebangsaan
Foto: (Sumber :Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, Farid F. Saenong saat membuka Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cadika Limbung, Kabupaten Gowa, Rabu (2/9/2026). ANTARA/Muh Hasanuddin.)

Pantau - Kementerian Agama mendorong Pramuka Madrasah membangun keseimbangan antara nilai keagamaan dan semangat kebangsaan untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta mencintai Indonesia.

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama Farid F. Saenong menyampaikan pesan tersebut di hadapan ribuan peserta Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) 2026 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (2/9/2026).

"Pentingnya membangun generasi muda yang memiliki keseimbangan antara pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan dengan semangat kebangsaan," ujar Farid.

Menurut Farid, pendidikan madrasah tidak cukup hanya melahirkan generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus membentuk peserta didik dengan karakter, akhlak, kecintaan kepada bangsa, dan kepedulian terhadap lingkungan.

"Nilai-nilai yang terkait dengan kebangsaan harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai keagamaan. Keduanya harus menjadi satu kesatuan dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat," kata Farid.

Nilai Agama dan Kebangsaan Harus Berjalan Bersama

Farid menegaskan nilai agama dan kebangsaan bukan dua hal yang harus dipertentangkan karena keduanya dapat menjadi kekuatan dalam membangun generasi beriman, berintegritas, bertanggung jawab, serta mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Anak-anak madrasah harus menjadi generasi yang kuat dalam nilai keagamaannya, sekaligus memiliki rasa kebangsaan yang kuat. Karena menjadi generasi yang baik bukan hanya tentang bagaimana kita beragama, tetapi juga bagaimana kita hidup bersama sebagai bagian dari bangsa Indonesia," ucap Farid.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan KPMP 2026 di Bumi Perkemahan Cadika Limbung, Kabupaten Gowa, yang menempatkan pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan sebagai bagian penting dalam kegiatan.

Menurut Farid, Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam pembentukan karakter karena mengajarkan kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Kemah Pramuka Jadi Ruang Penguatan Karakter

Farid berharap peserta tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan KPMP, tetapi juga menerapkan nilai dan pengalaman yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

"Jadikan kemah ini sebagai ruang belajar, ruang membangun persahabatan, ruang mengembangkan karakter, dan ruang untuk belajar menjadi manusia yang bertanggung jawab," ucap Farid.

Farid turut menyoroti pentingnya kepedulian terhadap lingkungan melalui penguatan ekoteologi bagi generasi muda.

Menurut dia, penguatan ekoteologi menjadi langkah strategis untuk menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026