HOME  ⁄  Nasional

Tiket Ragunan Naik Jadi Rp10.000, Legislator DKI Meminta Pengunjung dan Satwa Dapat Manfaat Nyata

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tiket Ragunan Naik Jadi Rp10.000, Legislator DKI Meminta Pengunjung dan Satwa Dapat Manfaat Nyata
Foto: (Sumber :Anggota DPRD DKI Andika Wisnuadji Putra Soebroto meninjau Taman Marga Satwa Ragunan. ANTARA/HO-Dokumentasi Andika Wisnuadji.)

Pantau - Anggota DPRD DKI Jakarta Andika Wisnuadji Putra Soebroto meminta kenaikan harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, dari Rp4.000 menjadi Rp10.000 dibarengi peningkatan fasilitas, pelayanan, dan kesejahteraan satwa.

Andika menilai masyarakat harus memperoleh manfaat langsung setelah membayar tiket dengan harga lebih tinggi.

"Saya menekankan kenaikan harga ini manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui fasilitas yang lebih baik ke depannya," kata Andika di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI tersebut mengatakan peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan diperlukan agar kebijakan tarif baru tidak berdampak terhadap jumlah pengunjung.

"Dengan begitu, kenaikan harga tiket tidak berpengaruh pada jumlah pengunjung Taman Margasatwa Ragunan di masa depan," ujar Andika.

Kesejahteraan Satwa Diminta Ikut Meningkat

Andika meminta pengelola Ragunan tidak hanya berfokus pada pelayanan pengunjung, tetapi juga meningkatkan kualitas perawatan dan kesejahteraan satwa.

Ia berharap pilihan satwa di Ragunan semakin beragam sehingga mampu meningkatkan daya tarik bagi masyarakat.

"Kesejahteraan satwa juga harus semakin baik dan pilihan satwa bisa lebih banyak sehingga antusiasme warga, khususnya masyarakat DKI Jakarta, terhadap Taman Margasatwa Ragunan semakin meningkat," kata Andika.

Menurut Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta tersebut, peningkatan pendapatan dari tiket perlu dikelola dengan baik untuk memenuhi kebutuhan operasional dan pengembangan Ragunan.

Ragunan Didorong Lebih Mandiri dari APBD

Andika menilai kenaikan tarif tiket juga dapat menjadi salah satu langkah mengurangi ketergantungan Taman Margasatwa Ragunan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Pendapatan tambahan dari tiket diharapkan mampu memperkuat kemampuan Ragunan dalam membiayai operasional sekaligus meningkatkan fasilitas bagi pengunjung dan satwa.

"Ke depan, Ragunan bisa menjadi lebih mandiri tanpa harus ada subsidi dari Pemprov DKI," pungkas Andika.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026