
Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau perkembangan pembangunan hunian tetap atau huntap bagi masyarakat terdampak bencana di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Jumat (4/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gibran memastikan warga yang berhak memperoleh huntap dapat menempati hunian baru yang telah disediakan.
Gibran juga menyaksikan secara langsung penyerahan sertifikat hak milik kepada sejumlah warga yang telah menempati huntap di Sibolga.
Gibran Periksa Rumah hingga Fasilitas Umum
Saat mendapatkan penjelasan mengenai perkembangan pembangunan kawasan huntap, Gibran menanyakan pihak yang bertanggung jawab membangun fasilitas umum di lokasi tersebut.
"Ini fasum (fasilitas umum) siapa yang bangun? Pak Walikota?" kata Gibran.
Setelah mendapatkan penjelasan, Gibran berkeliling untuk melihat sejumlah rumah yang telah selesai dibangun.
Wapres memeriksa fasilitas yang tersedia di dalam hunian serta berbagai perabotan yang telah disediakan bagi para penghuni.
Gibran kemudian meninjau sejumlah huntap yang masih dalam proses pembangunan dan menanyakan target penyelesaiannya.
Dalam agenda tersebut, Gibran turut menyaksikan penyerahan sertifikat hak milik kepada tiga penghuni huntap di Kota Sibolga.
Penyerahan sertifikat itu memberikan kepastian hak milik kepada warga yang telah menempati hunian baru.
Tzu Chi Targetkan Huntap Rampung November 2026
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam pembangunan huntap bagi masyarakat terdampak bencana.
Public Relation Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Andre M. mengatakan pihaknya berkomitmen membangun huntap bagi 2.603 kepala keluarga.
Khusus di Kota Sibolga, yayasan tersebut berkomitmen membangun 200 unit huntap dan sebanyak 114 unit di antaranya telah selesai.
"Untuk seluruh Sumut kita targetkan sebelum akhir tahun (selesai). Paling telat bulan November semuanya sudah selesai," kata Andre.
Dengan target tersebut, pembangunan seluruh huntap di Sumatera Utara yang menjadi bagian dari komitmen itu ditargetkan rampung paling lambat November 2026.
Ribuan Huntara Telah Dihuni
Berdasarkan data Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) hingga 8 Agustus 2026, sebanyak 18.916 unit hunian sementara atau huntara telah dibangun.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.874 unit huntara telah dihuni, sedangkan hunian tetap yang telah siap dibangun tercatat sebanyak 309 unit.
Kunjungan ke Sibolga merupakan bagian dari agenda Gibran di Sumatera Utara pada Jumat pagi untuk memantau perkembangan penanganan dan pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor.
Peninjauan pemulihan pascabencana itu mencakup Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga.
Agenda tersebut berfokus pada perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, termasuk penyediaan hunian serta kepastian warga yang berhak dapat menempati rumah baru.
- Penulis :
- Arian Mesa




