
Pantau - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Tahap 5 untuk memperluas akses peningkatan keterampilan tenaga kerja Indonesia agar semakin adaptif terhadap perubahan kebutuhan industri.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Pelatihan Vokasi Nasional merupakan salah satu program pemerintah untuk mempercepat peningkatan keterampilan tenaga kerja sekaligus memperluas kesempatan masyarakat memperoleh keterampilan terapan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 5 dilakukan secara daring melalui platform Skillhub dan dibuka hingga 16 September 2026.
“Kami ingin memperluas akses masyarakat dalam memperoleh keahlian terapan yang relevan,” kata Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Tenaga Kerja Didorong Tingkatkan Keterampilan
Yassierli menjelaskan perubahan lanskap industri berlangsung dengan cepat sehingga tenaga kerja dituntut terus memperbarui sekaligus meningkatkan keterampilannya.
Dalam menghadapi perubahan tersebut, peningkatan keterampilan atau upskilling dan pelatihan keterampilan baru atau reskilling dinilai semakin penting bagi tenaga kerja nasional.
Upskilling dan reskilling diperlukan agar pekerja Indonesia mampu meningkatkan daya saing sekaligus memenuhi kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.
Seluruh program dalam Pelatihan Vokasi Nasional dirancang menggunakan pendekatan berbasis kompetensi.
Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya diarahkan menguasai pengetahuan dan teori, tetapi juga dibekali kemampuan praktis yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja.
“Seluruh program dirancang berbasis kompetensi, sehingga peserta tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keahlian praktis yang siap diterapkan di dunia kerja,” ujar dia.
Pencari Kerja hingga Korban PHK Jadi Prioritas
Menaker menjelaskan Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 5 memberikan prioritas kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan peningkatan keterampilan untuk memasuki maupun kembali ke pasar kerja.
Kelompok prioritas tersebut meliputi pencari kerja, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), serta calon wirausahawan.
Program tersebut juga secara khusus memprioritaskan masyarakat dengan latar belakang pendidikan lulusan SMA/SMK sederajat.
Melalui skema Pelatihan Vokasi Nasional, peserta diharapkan dapat meningkatkan daya saing sehingga mempunyai peluang lebih besar memasuki pasar kerja.
Keterampilan yang diperoleh juga diharapkan menjadi bekal bagi peserta yang ingin memulai usaha secara mandiri.
“Melalui skema ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan daya saing untuk memasuki pasar kerja maupun memiliki bekal keterampilan untuk memulai usaha mandiri,” katanya menambahkan.
Peserta Lolos Diumumkan 24 September
Tahapan pendaftaran dan pengisian asesmen Siap Latih untuk Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 5 berlangsung hingga 16 September 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos dalam seleksi awal selanjutnya diwajibkan mengikuti tahapan wawancara.
Tahapan wawancara dijadwalkan berlangsung pada 17–23 September 2026.
Kemnaker akan mengumumkan peserta yang dinyatakan lolos Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 5 pada 24 September 2026.
- Penulis :
- Shila Glorya




