HOME  ⁄  Nasional

BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Luruhkan Abu Erupsi Anak Krakatau di Jakarta, Banten, dan Lampung

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Luruhkan Abu Erupsi Anak Krakatau di Jakarta, Banten, dan Lampung
Foto: (Sumber :Tampilan foto udara erupsi Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Sabtu (5/9/2026). ANTARA/HO-Badan Geologi.)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk membantu meluruhkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta, Banten, dan Lampung.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan OMC akan dilaksanakan setelah kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan memungkinkan karena abu vulkanik masih berdampak terhadap operasional sejumlah bandara.

"Kondisi lebih kondusif, kami akan melaksanakan OMC. Pesawat sudah siap di Pondok Cabe," kata Suharyanto di Jakarta, Senin (7/9/2026).

OMC disiapkan pemerintah untuk membantu menurunkan material abu vulkanik dari atmosfer melalui pembentukan atau penyemaian hujan.

Selain penyemaian awan, BNPB menyiapkan teknik water mist untuk membantu meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah terdampak.

Keselamatan Penerbangan Jadi Pertimbangan

BNPB memastikan pelaksanaan OMC tetap mempertimbangkan keamanan dan keselamatan penerbangan karena sebaran abu vulkanik telah mengganggu aktivitas transportasi udara.

Sejumlah bandara masih ditutup atau mengalami gangguan operasional untuk mengantisipasi risiko material vulkanik terhadap penerbangan.

BNPB juga telah berkoordinasi secara daring dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sejumlah wilayah terdampak untuk mengetahui perkembangan kondisi masyarakat dan kebutuhan penanganan.

"Kami telah melakukan video conference secara intensif untuk mengetahui perkembangan kondisi masyarakat terdampak erupsi," ujarnya.

BNPB turut mengirimkan personel ke sejumlah lokasi untuk memantau langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan kesiapan pemerintah daerah menghadapi potensi dampak lanjutan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Pemda Diminta Pastikan Kesiapan Evakuasi

Suharyanto meminta pemerintah daerah memastikan kesiapan perangkat penanggulangan bencana, termasuk sistem peringatan dini berupa sirine, tempat evakuasi, dan rencana kontingensi.

Pemerintah daerah juga diminta memastikan ketersediaan stok pangan dan kebutuhan dasar yang dikelola pemerintah provinsi, kabupaten, maupun kota.

"Apabila masih dibutuhkan, bantuan dari pemerintah pusat akan kami dorong," katanya.

Hingga Senin, BNPB menyatakan belum ada pemerintah daerah terdampak yang menetapkan status kedaruratan bencana.

BNPB memastikan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta dampaknya terhadap masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026