HOME  ⁄  Nasional

Belajar dari YouTube dan Latihan Sebulan Tanpa Libur, SMKN 2 Garut Sabet Juara Nasional LKBB-PB MPR RI

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Belajar dari YouTube dan Latihan Sebulan Tanpa Libur, SMKN 2 Garut Sabet Juara Nasional LKBB-PB MPR RI
Foto: (Sumber :SMK Negeri 2 Garut meraih juara pertama Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).)

Pantau - SMK Negeri 2 Garut, Jawa Barat, berhasil menyabet juara pertama Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI Tingkat Nasional 2026 setelah bersaing dengan 29 sekolah lain dari berbagai provinsi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Prestasi tersebut diraih meski tim SMKN 2 Garut sebelumnya tidak memiliki pengalaman bertanding dalam lomba pengibaran bendera tingkat nasional dan harus mempelajari materi secara mandiri, termasuk melalui video di YouTube.

Ketua Dewan Juri sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Widi Keswianto mengumumkan SMKN 2 Garut sebagai juara pertama setelah proses seleksi dan penilaian terhadap 30 sekolah dari 30 provinsi.

“Baik, kita masuk di Juara 1. Silakan tarik napas dulu, adik-adik sekalian. Juaranya adalah di antara yang belum dipanggil. Dari provinsi Jawa Barat, nomor tampil 24, diwakilkan oleh SMK Negeri 2 Garut,” ujar Widi dengan teriakan antusiasme para peserta, serta para pembimbing.

Latihan Sebulan Penuh Tanpa Libur

Komandan Pleton SMKN 2 Garut Rival Kartono mengatakan perjalanan timnya menuju tingkat nasional tidak mudah karena mereka tidak memiliki pengalaman dalam kompetisi pengibaran bendera.

“Perjuangan dari Paskibra SMK Negeri 2 Garut untuk menuju ke tingkat nasional ini tidaklah mudah. Dikarenakan kita juga tidak punya basic dan tidak pernah mengikuti kegiatan lomba pengibaran ini, jadi kita sangat kesusahan untuk menyesuaikan bagaimana peraturan atau tata cara yang benar itu seperti apa,” ujar Rival dengan nada penuh rasa syukur.

Keterbatasan pengalaman membuat tim mencari materi secara mandiri melalui video di YouTube sekaligus berkonsultasi dengan Purna Paskibraka Indonesia.

“Kita mencari informasi itu dengan cara seperti menonton video di Youtube dan kita bertanya kepada Purna Paskiberaka Indonesia. Untuk tantangannya alhamdulillah tidak ada, tapi kita itu ingin menampilkan yang terbaik,” ujarnya.

Persiapan kemudian dilakukan melalui latihan intensif selama satu bulan penuh tanpa libur, termasuk pada akhir pekan.

“Kita terus latihan, mungkin selama satu bulan penuh ini tidak ada libur, walaupun weekend juga kita tetap latihan,” kata Rival.

Tim SMKN 2 Garut juga harus beradaptasi terhadap perubahan spesifikasi teknis tiang bendera menjelang kompetisi.

“Sama kita juga ganti-ganti tiang, soalnya ada dari informasi 10 meter, terus ganti lagi jadi 17 meter. Kita mencoba untuk beradaptasi, menyesuaikan untuk pengibaran-nya,” ungkapnya.

Peserta dari 30 Provinsi Bersaing di Tingkat Nasional

Widi Keswianto mengatakan 30 kontingen yang tampil pada tingkat nasional telah melalui proses seleksi panjang sebelum mewakili provinsi masing-masing.

“Kita lihat sendiri muka-muka mereka tampak bangga, karena kami juga ikut terlibat saat di provinsi dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.

Menurut Widi, kompetisi dirancang dengan menggabungkan kedisiplinan dalam menjalankan aturan baku dan kreativitas peserta melalui formasi serta yel-yel bertema wawasan kebangsaan.

“ Dengan tidak menyalahi aturan baku dan tata upacara, ada waktu di mana mereka diperbolehkan melakukan aktivitas kreativitas, yang bentuknya berupa barisan-barisan yang mereka kombinasikan untuk mengatur formasi,” jelasnya.

Ia mengatakan sejumlah peserta bahkan harus menempuh perjalanan panjang dari daerah untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional di Jakarta.

“ Salah satu buktinya, kita tahu ada peserta yang menuju ke bandara saja lebih daripada 10 jam. Jadi, wakil-wakil provinsi ini memang benar-benar berasal dari kabupaten yang terjauh,” ungkapnya.

SMAN 1 Kendari dan SMAN 1 Pangkalan Bun Masuk Tiga Besar

Posisi kedua LKBB-PB MPR RI Tingkat Nasional 2026 diraih SMA Negeri 1 Kendari dari Sulawesi Tenggara.

SMA Negeri 1 Pangkalan Bun dari Kalimantan Tengah menempati posisi ketiga.

Sementara itu, SMA Negeri 1 Gianyar dari Bali menjadi juara harapan pertama, SMA Negeri 99 Jakarta dari DKI Jakarta meraih juara harapan kedua, dan SMA Negeri 3 Langsa dari Aceh memperoleh juara harapan ketiga.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026