HOME  ⁄  Nasional

Bea Cukai Dampingi Petani Vanili Magelang dan Arang Batok Kelapa Bumirejo Tembus Pasar Ekspor

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bea Cukai Dampingi Petani Vanili Magelang dan Arang Batok Kelapa Bumirejo Tembus Pasar Ekspor
Foto: (Sumber :Jakarta, 08-09-2026 – Bea Cukai kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung realisasi ekspor melalui asistensi kepada PT Pondok Tani Migunani pada Rabu (19/08) dan petani batok kelapa Desa Bumirejo pada Kamis (27/08)..)

Pantau - Bea Cukai memberikan asistensi kepada PT Pondok Tani Migunani dan petani batok kelapa Desa Bumirejo untuk mendorong produk lokal berpotensi ekspor menembus pasar internasional.

Pendampingan dilakukan kepada PT Pondok Tani Migunani pada Rabu (19/8/2026), sedangkan asistensi kepada petani batok kelapa Desa Bumirejo dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026).

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo mengungkapkan, asistensi tersebut merupakan upaya Bea Cukai mengenali potensi usaha sekaligus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM yang berpeluang mengembangkan pasar hingga mancanegara.

“Kami mendorong pelaku UMKM yang memiliki potensi ekspor agar meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar internasional. Melalui program Klinik Ekspor, kami berharap UMKM dapat ekspor mandiri, sehingga berdampak positif pada pendapatan asli daerah (PAD) dari devisa yang dihasilkan,” pungkas Budi.

Vanili Magelang Bidik Pasar Global

PT Pondok Tani Migunani merupakan UMKM yang bergerak di bidang perkebunan vanili dan beralamat di Kebonkliwon, Kebonrejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Vanili menjadi salah satu komoditas potensial yang dikembangkan dari tanah Magelang untuk menghasilkan produk bernilai tambah.

Berdasarkan informasi di laman pondoktani.com, komunitas petani vanili Magelang tersebut mengembangkan ekosistem vanili dari hulu hingga hilir, mulai dari pembibitan, penanaman, penyerbukan manual, perawatan, hingga pengolahan.

Produk yang dihasilkan tidak hanya berupa polong vanili utuh, tetapi juga bubuk, ekstrak murni, dan pasta vanili dengan memperhatikan konsistensi mutu.

Pendiri PT Pondok Tani Migunani M. Khoirul Soleh mengungkapkan, pihaknya telah memiliki jejaring petani yang berkembang dengan tujuan ekspor ke lebih dari 10 negara.

Kondisi tersebut menunjukkan vanili asal Magelang memiliki peluang memberikan nilai tambah sekaligus membawa komoditas lokal menuju pasar global.

Arang Batok Kelapa Bumirejo Disiapkan untuk Ekspor ke India

Sementara itu, Kepala Desa Bumirejo Sugeng mengambil langkah dengan mendirikan tempat pembuatan arang batok kelapa secara modern agar produk yang dihasilkan dapat memenuhi standar ekspor.

Batok kelapa yang selama ini dipandang sebagai limbah pengolahan kelapa dimanfaatkan menjadi arang batok kelapa yang memiliki potensi sebagai komoditas ekspor.

Sugeng berharap investasi senilai ratusan juta rupiah tersebut dapat mendukung pemenuhan kuota lima kontainer per minggu untuk diekspor ke India.

Usaha pengolahan arang batok kelapa tersebut juga diharapkan mampu menyerap puluhan tenaga kerja dari masyarakat sekitar.

Melalui pendampingan dan program Klinik Ekspor, Bea Cukai mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing sekaligus melakukan ekspor secara mandiri.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026