HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Jamin Kuliah Mahasiswa Terdampak Gempa NTT Tetap Berjalan, Bantuan Disiapkan untuk 5.000 Orang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemerintah Jamin Kuliah Mahasiswa Terdampak Gempa NTT Tetap Berjalan, Bantuan Disiapkan untuk 5.000 Orang
Foto: (Sumber :Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melakukan kunjungan kerja spesifik ke Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Nusa Tenggara Timur ANTARA/HO-Kemdiktisaintek.)

Pantau - Pemerintah memastikan keberlanjutan pendidikan tinggi bagi mahasiswa terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk dengan memproses bantuan bagi sekitar 5.000 mahasiswa dan menyesuaikan regulasi agar kegiatan pembelajaran tetap berjalan.

Staf Ahli Bidang Regulasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Nur Syarifah mengatakan berbagai kebutuhan yang disampaikan perguruan tinggi terdampak telah menjadi perhatian pemerintah.

"Harapan pihak perguruan tinggi yang disampaikan sudah menjadi catatan bagi kami. Kami sudah mendiskusikan adanya kebutuhan untuk mengadaptasi regulasi agar pembelajaran tetap berjalan," kata Nur Syarifah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Kemdiktisaintek juga mempertimbangkan dukungan bagi perguruan tinggi swasta untuk membantu perbaikan sarana pembelajaran dan ruang laboratorium yang terdampak bencana.

Bantuan Disiapkan untuk Ribuan Mahasiswa

Pemerintah menyerahkan bantuan dana pendidikan kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah yang terdampak gempa agar mereka dapat melanjutkan perkuliahan selama masa pemulihan.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati menegaskan hak mahasiswa mendapatkan pendidikan harus tetap terlindungi meski berada dalam kondisi darurat akibat bencana.

"Kami ingin memastikan bahwa dalam situasi darurat sekalipun, hak mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan tetap harus dijamin dan tidak boleh putus sekolah. Pentingnya percepatan data mahasiswa terdampak yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi agar kebijakan dan dukungan dapat diberikan secara tepat," ujar Esti.

Komisi X DPR RI juga menyoroti pentingnya gotong royong antarpemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan pendidikan mahasiswa terdampak.

Skema keringanan hingga pembebasan biaya pendidikan menjadi salah satu bentuk dukungan yang dinilai dapat diberikan kepada mahasiswa terdampak gempa.

Beasiswa Satu Semester Disiapkan

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto sebelumnya menyatakan pemerintah menyiapkan bantuan beasiswa selama satu semester bagi mahasiswa terdampak bencana di NTT.

Pendataan mahasiswa terdampak dilakukan bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) dan para rektor perguruan tinggi di wilayah bencana.

"Kita akan memberikan beasiswa untuk kali pertama ini kita berikan satu semester untuk mengurangi beban mereka. Jadi tahap pertama, kemarin data sudah ada sekitar 4.000-5.000 yang terdampak, itu akan kita berikan beasiswa," ucap Menteri Brian.

Pemerintah melalui Kemdiktisaintek akan menggunakan hasil pendataan tersebut sebagai dasar penyaluran bantuan sekaligus penyusunan kebijakan untuk menjaga keberlanjutan pendidikan tinggi setelah gempa NTT.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026