
Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong inovasi yang dikembangkan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) tidak berhenti pada tahap riset, tetapi terus dikembangkan agar memberikan dampak dan dapat dimanfaatkan secara lebih luas.
Gibran menyampaikan dorongan tersebut saat menerima audiensi lima tim mahasiswa dan dosen ITB di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (9/9).
Dosen Teknik Fisika Fakultas Teknologi Industri ITB Augie Widyotriatmo mengatakan Wapres mengapresiasi berbagai inovasi yang dipresentasikan mahasiswa.
"Mahasiswa-mahasiswa di sini memberikan paparan terkait dengan inovasi yang telah dikembangkan di Institut Teknologi Bandung, dan Pak Wapres sangat mengapresiasi inovasi yang sudah dikembangkan," ujar Augie.
Menurut Augie, Wapres juga mendorong pengembangan inovasi tersebut hingga memiliki peluang pemanfaatan yang lebih luas.
"Arahan dari Pak Wapres untuk terus dikembangkan dan Pak Wapres tetap akan mendukung dengan memberikan akses kepada industri berkaitan," katanya.
Eaglesense Pantau Kualitas Udara dengan Drone
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian Wapres adalah Eaglesense yang berpotensi digunakan sebagai instrumen pemantauan lingkungan dan mendeteksi perubahan kualitas udara akibat paparan asap sebagai indikasi awal kebakaran hutan dan lahan.
Perwakilan Tim Eaglesense Jhon Chritabel Fausta Silalahi menjelaskan teknologi tersebut mengintegrasikan drone dan kitbox sensor dengan sejumlah perangkat untuk mengukur kualitas udara.
Data yang dikumpulkan kemudian diproses dan dikirimkan langsung menuju sistem basis data untuk ditampilkan melalui dasbor pemantauan.
Penggunaan drone memungkinkan pengambilan data kualitas udara dilakukan pada wilayah yang lebih luas dan sulit dijangkau.
Teknologi tersebut diharapkan dapat dikembangkan untuk memperkuat pemantauan lingkungan sekaligus mendukung deteksi dini potensi kebakaran hutan dan lahan.
Mahasiswa ITB Kembangkan Teknologi untuk Berbagai Sektor
Selain Eaglesense, empat tim mahasiswa lainnya turut mempresentasikan inovasi dari berbagai bidang keilmuan.
Intv-ML memanfaatkan machine learning untuk menentukan sumur minyak yang optimal untuk dilakukan well intervention.
Concorde Systems mengembangkan sistem manajemen terkomputerisasi untuk pemeliharaan aset dan peralatan berat.
SIGAP merupakan kendaraan darat tanpa awak yang dikembangkan sebagai platform modular untuk berbagai fungsi, termasuk pemeliharaan green space menggunakan modul pemotong rumput serta pengembangan modul sprayer pupuk dan sensor NPK.
Sementara itu, Noah AI dikembangkan untuk membantu memprediksi dan memitigasi bencana banjir.
Pengembangan lebih lanjut serta konektivitas dengan industri diharapkan membuat berbagai inovasi mahasiswa tersebut dapat memberikan kontribusi nyata dan dimanfaatkan secara lebih luas.
- Penulis :
- Aditya Yohan




