
Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong generasi muda meningkatkan penguasaan teknologi serta menghasilkan inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menilai generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan Indonesia, terutama menuju 2045.
"Pada 2045, masa-masa krusial ini adalah masa-masa anda semua akan menjadi kunci negara. Jadi saya perlu sampaikan ini, karena ini merupakan tantangan besar, dan harapan masyarakat besar," kata Brian dalam keterangan di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Kualitas SDM Perlu Diperkuat Menuju 2045
Brian menilai periode menuju 2045 menjadi masa penting yang harus dipersiapkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta kemampuan menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Menurutnya, generasi muda yang memperoleh kesempatan berkembang melalui pendidikan tinggi merupakan bagian dari talenta yang perlu dipersiapkan untuk mengambil peran dalam pembangunan nasional.
Kesempatan memperoleh pendidikan tinggi juga perlu dimaknai sebagai tanggung jawab untuk memberikan kontribusi terbaik kepada bangsa.
"Penguatan talenta juga perlu berjalan seiring dengan kemampuan perguruan tinggi, dalam menghasilkan riset dan inovasi yang menjawab kebutuhan bangsa. Pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia, sekaligus membangun kapasitas riset yang dapat mendukung transformasi Indonesia menuju negara maju," ujar Brian.
Teknologi Didorong Jadi Solusi Persoalan Nasional
Brian menyoroti penguasaan teknologi sebagai salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki generasi muda Indonesia.
Menurutnya, pengembangan teknologi perlu diarahkan hingga menghasilkan produk, kebijakan, maupun solusi nyata untuk menjawab berbagai persoalan nasional.
Penguatan kemampuan tersebut juga perlu didukung perguruan tinggi melalui peningkatan kapasitas riset dan penciptaan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan bangsa.
Langkah tersebut sejalan dengan visi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang mendorong penguatan riset dan inovasi agar tidak berhenti pada tahap pengembangan.
Riset dan inovasi diharapkan mampu menghasilkan nilai tambah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mendukung transformasi Indonesia menuju negara maju.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




