HOME  ⁄  Nasional

Komisi VIII DPR Dorong Harga Avtur Ditekan agar Biaya Haji 2027 Tetap Terjangkau

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Komisi VIII DPR Dorong Harga Avtur Ditekan agar Biaya Haji 2027 Tetap Terjangkau
Foto: (Sumber :Anggota Komisi VIII DPR RI M. Husni saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI dalam rangka pengawasan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M di Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). Foto : Fadli/MRI..)

Pantau - Anggota Komisi VIII DPR RI M. Husni mendorong efisiensi harga avtur dan biaya sewa pesawat untuk menjaga biaya penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada jemaah.

Husni mengatakan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun sebelumnya berada di kisaran Rp87 juta, sementara pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu tantangan dalam menjaga biaya haji.

“Kalau kemarin itu kurang lebih Rp87 juta. Ada kenaikan 6 persen karena memang kurs kita, artinya rupiah kita melemah,” ujar Husni saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI di Depok, Jawa Barat, Jumat, 11 September 2026.

Menurut Husni, peningkatan kualitas pelayanan haji tidak seharusnya otomatis meningkatkan biaya yang harus ditanggung jemaah.

DPR Soroti Harga Avtur Penerbangan Haji

Husni mengatakan penerbangan merupakan salah satu komponen terbesar dalam biaya penyelenggaraan ibadah haji.

“Komponen terbesar daripada biaya haji itu adalah penerbangan. Penerbangan itu sekitar 40 persen adalah avtur, kemudian sekitar 30 persen adalah leasing pesawat,” katanya.

Ia meminta efisiensi dilakukan pada harga bahan bakar pesawat, termasuk dengan menerapkan harga avtur yang sama untuk penerbangan haji dari seluruh embarkasi.

“Kita berharap Pertamina bisa memberikan harga avtur yang sama untuk seluruh embarkasi,” tuturnya.

Sewa Pesawat Dinilai Bisa Lebih Murah

Selain avtur, Husni melihat peluang menekan biaya melalui efisiensi sewa pesawat untuk penerbangan jemaah haji.

Ia menilai penyelenggaraan ibadah haji pada Mei 2027 dapat memberikan peluang memperoleh harga sewa pesawat lebih kompetitif karena periode tersebut dinilai bukan musim puncak penerbangan.

“Demikian juga leasing pesawat, kita berharap bisa lebih murah karena bulan Mei itu bukan peak season daripada pesawat. Artinya, harga sewanya bisa lebih murah,” ujarnya.

Husni menegaskan efisiensi berbagai komponen harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada jemaah.

“Presiden sudah menyampaikan bahwa pelayanan harus lebih baik, tetapi harga harus lebih murah,” pungkasnya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026