
Pantau - Kepolisian Resor Garut menyatakan siap membantu mencarikan dan menyalurkan pekerjaan bagi warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang selamat maupun keluarga korban insiden KM Virgo Transport 8.
Kapolres Garut AKBP Niko N Adi Putra menyampaikan kesiapan tersebut saat mendatangi Posko Informasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo di Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin.
"Polres Garut siap bantu carikan pekerjaan bagi warga sini," kata Niko.
Polres Garut Buka Kesempatan Kerja
Kapolres Garut bersama jajarannya mendatangi keluarga korban untuk menyampaikan duka cita sekaligus menawarkan bantuan yang dapat diberikan kepolisian.
Salah satu bantuan yang ditawarkan yakni menyiapkan lapangan pekerjaan bagi warga Desa Situsaeur, khususnya mereka yang terdampak insiden KM Virgo.
Niko meminta para korban dan keluarganya tetap memiliki semangat setelah menghadapi kecelakaan tersebut.
"Mau jadi apa, nanti kami carikan. Intinya mereka harus semangat, supaya mereka tidak 'down'," kata Niko.
Menurut Niko, terdapat sejumlah pekerjaan di lingkungan Markas Polres Garut yang dapat menampung warga Desa Situsaeur.
Warga yang berminat bekerja dapat menawarkan diri secara langsung, sementara camat dan Kapolsek diminta membantu melakukan pendataan.
Warga yang telah didata kemudian dipersilakan datang ke Polres Garut untuk dibantu mendapatkan pekerjaan yang tersedia.
"Polres Garut membuka ruang untuk membuka lapangan pekerjaan. Silakan datang ke Polres karena banyak pekerjaan di Polres yang sedang menunggu," ungkap Niko.
Korban Bekerja untuk Menghidupi Keluarga
Niko menyebut terdapat 23 warga Jawa Barat yang terkait dengan peristiwa tersebut, dengan 22 orang di antaranya merupakan warga Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan.
Menurut dia, warga Garut yang mengalami kecelakaan tersebut selama ini bekerja di kapal untuk memperoleh penghasilan dan menghidupi keluarga mereka di Garut.
Karena itu, perjuangan mereka dalam mencari nafkah disebut perlu mendapatkan apresiasi dan menjadi kebanggaan.
Jajaran Polres Garut bersama pemerintah daerah juga mendatangi posko korban untuk memberikan bantuan dan semangat kepada keluarga yang terdampak.
Kepolisian dan pemerintah daerah menyatakan siap memfasilitasi berbagai kebutuhan dalam penanganan korban kecelakaan kapal tersebut.
Kapolres meminta keluarga korban tetap bersabar, beristighfar, dan berikhtiar selama proses penanganan maupun pencarian korban berlangsung.
"Yang ingin kami sampaikan kepada keluarga adalah tetap yang pertama harus sabar, istighfar, berikhtiar. Polres Garut tidak akan tinggal diam, Polres Garut sudah menjadi keluarga bagi masyarakat," kata Niko.
Selain menawarkan bantuan pekerjaan, Kapolres Garut bersama jajarannya menyerahkan paket sembako dan uang tunai kepada keluarga korban.
Dalam insiden KM Virgo, sebanyak 22 warga Garut dilaporkan menjadi korban, dengan dua orang meninggal dunia dan 11 orang berhasil selamat.
Warga Garut lainnya yang belum ditemukan masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
- Penulis :
- Arian Mesa




