
Pantau - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mendorong komunitas dan masyarakat adat berperan menangkal disinformasi, misinformasi, serta dampak buruk ruang gema atau echo chamber yang terbentuk akibat algoritma media sosial.
Nezar mengatakan konektivitas digital memungkinkan informasi menyebar dengan cepat, sementara algoritma dapat semakin memperluas peredaran informasi yang belum tentu benar dan bahkan berpotensi menyesatkan.
"Penting sekali tugas kawan-kawan di komunitas untuk menangkal disinformasi dan misinformasi," kata Nezar dalam diskusi "Rural ICT Camp 2026" bertema "Internet Komunitas yang Bermakna untuk Ketahanan Iklim dan Kemandirian Warga".
Menurut Nezar, algoritma tidak hanya mempercepat penyebaran informasi, tetapi juga memperbesar narasi yang menyertai informasi tersebut berdasarkan kecenderungan dan preferensi pengguna.
Algoritma Media Sosial Membentuk Ruang Gema
Nezar mengatakan algoritma media sosial dapat membentuk ruang informasi yang membuat pengguna terus menerima konten sesuai dengan kecenderungan mereka.
"Algoritma membentuk bilik gema, echo chamber, itu sekarang yang mengatur kita. Platform-platform membuat filter bubble," kata Nezar.
Kondisi tersebut dapat menyulitkan masyarakat yang belum memiliki literasi digital memadai untuk menemukan informasi yang benar di tengah banyaknya informasi yang diterima setiap hari melalui media sosial.
Perluasan jaringan telekomunikasi karena itu dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan internet secara bijak dan bermanfaat.
Komunitas dan Masyarakat Adat Didorong Jadi Penyaring
Nezar mendorong komunitas dan masyarakat adat mengambil peran berdasarkan nilai serta kearifan lokal untuk membantu menangkal dampak buruk penggunaan teknologi digital.
"Komunitas dan masyarakat adat perlu menyusun strategi dan kebijakan lokal untuk memfilter konten-konten negatif yang dilarang adat," tutur Nezar.
Ia berharap komunitas yang berfokus pada pemanfaatan digitalisasi dan masyarakat adat ikut memastikan konektivitas yang dibangun pemerintah memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Konektivitas harus melahirkan meaningful connectivity, impactful connectivity, konektivitas yang bermakna, konektivitas yang berdampak. Itu yang semua kita inginkan," kata Nezar menutup pernyataannya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




