
Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melepas 20 talenta terbaik Indonesia untuk mengikuti WorldSkills Competition Shanghai 2026, ajang olimpiade vokasi internasional yang mempertemukan talenta muda dari berbagai negara.
Sebanyak 20 kompetitor tersebut akan mewakili Indonesia dengan bertanding dalam 17 bidang kompetensi di Shanghai, China.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan seluruh kompetitor yang mewakili Indonesia merupakan murid maupun lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kontingen Dipilih Lewat Seleksi Ketat
Para wakil Indonesia dipilih melalui proses seleksi dari para pemenang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) dalam beberapa tahun terakhir.
Fajar menegaskan proses untuk menentukan peserta yang diberangkatkan ke Shanghai berlangsung sangat ketat karena mereka disaring dari talenta-talenta terbaik Indonesia.
“Saya yakin adik-adik bisa terpilih berangkat ke Shanghai itu proses seleksinya sangat ketat, terpilih dari terbaik di antara terbaik. Oleh karena itu, saya rasa kami percaya kontingen Indonesia di Shanghai akan menunjukkan hasil yang terbaik untuk bangsa,” kata Fajar.
Pernyataan tersebut disampaikan Fajar dalam kegiatan Pelepasan Kontingen Republik Indonesia pada WorldSkills Competition Shanghai 2026 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Selasa malam.
Menurut Fajar, keikutsertaan 20 kompetitor dalam olimpiade keterampilan vokasional tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kemampuan talenta-talenta muda terbaiknya di tingkat dunia.
Kompetisi tersebut akan mempertemukan talenta muda dari berbagai negara sehingga menjadi arena bagi kontingen Indonesia untuk membuktikan kemampuan mereka dalam bersaing secara global.
“Ajang di Shanghai adalah salah satu olimpiade untuk keterampilan vokasional yang tentu akan menghadirkan talenta-talenta muda global dari berbagai negara. Indonesia punya kesempatan untuk menunjukkan kita punya talenta-talenta terbaik yang tidak kalah kerennya dari negara-negara lain,” kata Fajar.
Pengalaman Global Diharapkan Perkuat Pendidikan Vokasi
Selain mengejar prestasi, Fajar berharap keikutsertaan Indonesia dalam WorldSkills Competition Shanghai 2026 memberikan dampak terhadap pengembangan pendidikan vokasi di dalam negeri.
Para talenta muda Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan kompetisi tersebut untuk mempelajari praktik-praktik terbaik dari peserta berbagai negara.
Pengalaman menyaksikan secara langsung sekaligus berinteraksi dengan talenta vokasi dunia diharapkan menjadi bekal yang dapat dibawa pulang ke Indonesia.
“Para talenta ini membawa praktik-praktik terbaik setelah melihat bagaimana talenta-talenta global di Shanghai berlaga. Itu juga tentu akan memberikan evaluasi atau penajaman terhadap pendidikan vokasi di Indonesia,” ujar Fajar.
Menurut Fajar, pengalaman berkompetisi di tingkat global dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.
Pengalaman internasional tersebut juga diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak talenta Indonesia yang kompetitif dan memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Partisipasi Indonesia dalam olimpiade keterampilan vokasional internasional itu tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan vokasi secara berkelanjutan dan memperkuat daya saing talenta muda Indonesia di tingkat global.
- Penulis :
- Leon Weldrick




