HOME  ⁄  Nasional

Karyawan IGIP Morowali Menyelamatkan Tujuh Warga setelah Perahu Terbalik Diterjang Angin Kencang

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Karyawan IGIP Morowali Menyelamatkan Tujuh Warga setelah Perahu Terbalik Diterjang Angin Kencang
Foto: (Sumber :Tim tanggap darurat International Green Industrial Park (IGIP) di Morowali, Sulawesi Tengah melakukan evakuasi terhadap warga yang terjatuh ke laut akibat perahu terbalik pada Rabu (16/9/2026). ANTARA/Xinhua.)

Pantau - Tim tanggap darurat International Green Industrial Park (IGIP) Morowali menyelamatkan tujuh warga setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik akibat angin kencang di perairan sekitar kawasan tersebut di Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (16/9/2026).

Insiden tersebut pertama kali diketahui petugas patroli IGIP sekitar pukul 17.20 waktu setempat saat tujuh warga terjatuh ke laut.

Setelah menerima laporan, pihak kawasan meneruskan informasi darurat kepada pihak terkait dan mengaktifkan mekanisme tanggap darurat IGIP.

Tim Penyelamat Kerahkan Speedboat

Tim penyelamat yang dipimpin Zuo Donghua dan Li Xilin dari Pusat Manajemen Keamanan IGIP lebih dahulu mengevakuasi dua warga yang berhasil berenang hingga mencapai tepi pantai.

Lokasi perahu terbalik berada sekitar 1,5 kilometer dari dermaga rekonstruksi IGIP.

Sejumlah petugas penyelamat kemudian menggunakan speedboat untuk menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi korban lainnya dari laut.

Pada pukul 18.20 waktu setempat, seluruh tujuh korban berhasil diselamatkan dan dibawa menuju ambulans yang telah menunggu di tepi pantai.

Seluruh Korban Dipastikan dalam Kondisi Aman

Para korban mendapat penanganan medis darurat sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan para korban tidak mengalami gangguan kesehatan akibat kedinginan maupun menelan air laut.

Setelah menjalani pemeriksaan, seluruh korban dinyatakan dalam kondisi aman.

IGIP sebelumnya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah otoritas penanganan keadaan darurat dan fasilitas kesehatan setempat serta rutin menggelar latihan untuk menghadapi berbagai skenario darurat.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026