
Pantau - Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menyatakan dedikasi dan keberanian lima jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau patut mendapatkan penghormatan.
Hasan mengatakan para jurnalis tersebut tetap menjalankan tanggung jawab menghadirkan informasi yang akurat dan penting bagi masyarakat di tengah situasi bencana dengan tingkat risiko tinggi.
"Dedikasi, keberanian, dan pengabdian mereka patut kita hormati. Dalam situasi bencana, kerja jurnalistik menjadi jembatan informasi yang sangat dibutuhkan masyarakat," kata Hasan kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.
Hasan Sampaikan Duka dan Harapan
Hasan menyampaikan duka mendalam kepada keluarga lima jurnalis dan tiga anggota rombongan lainnya yang hilang ketika meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9).
"Kita semua turut merasakan duka dan kecemasan mendalam keluarga lima jurnalis bersama tiga anggota rombongan lainnya yang hilang saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujarnya.
Hasan mengatakan doa dan harapan terus menyertai para jurnalis yang hilang beserta keluarga mereka.
Doa dan harapan juga disampaikan kepada rekan-rekan redaksi yang hingga kini masih menunggu kepastian mengenai keberadaan lima jurnalis tersebut.
Hasan turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh unsur pencarian dan pertolongan (SAR) yang telah terlibat dalam proses pencarian.
Penghargaan tersebut juga ditujukan kepada relawan, aparat, masyarakat, dan insan pers yang ikut membantu upaya pencarian.
Petunjuk Baru Diharapkan Terus Ditindaklanjuti
Hasan berharap setiap petunjuk baru yang kredibel dapat terus ditindaklanjuti untuk menemukan keberadaan lima jurnalis dan tiga anggota rombongan lainnya.
"Keluarga berhak memperoleh informasi yang jelas dan transparan," kata Hasan.
Hasan menekankan dukungan kepada keluarga para jurnalis dan anggota rombongan yang hilang harus terus diberikan selama proses pencarian berlangsung.
Menurut Hasan, keluarga tidak seharusnya menghadapi masa penantian dan ketidakpastian tersebut tanpa dukungan.
"Semoga keluarga diberi kekuatan dalam masa penantian yang sangat berat ini. Kita berkewajiban memastikan mereka tidak menghadapi ketidakpastian tersebut sendirian," ujarnya.
- Penulis :
- Shila Glorya




