
Pantau - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meminta uji geoteknik dilakukan di lokasi tanah longsor di Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, untuk memastikan kondisi dan kestabilan tanah serta menentukan penanganan terhadap delapan rumah warga di sekitar lokasi.
Permintaan tersebut disampaikan Dody setelah meninjau langsung titik longsor di Aceh Tengah, Jumat.
“Supaya yang kita kerjakan ke depan itu lebih komprehensif, saya minta dilakukan uji geoteknik dulu," kata Dody Hanggodo.
Uji Geoteknik Jadi Dasar Penanganan
Kajian geoteknik akan menjadi dasar pemerintah untuk menentukan apakah kawasan terdampak longsor masih dapat diperkuat atau warga perlu direlokasi.
Keselamatan warga yang tinggal di sekitar kawasan longsor menjadi pertimbangan utama dalam menentukan langkah penanganan.
Dody mengatakan longsor di kawasan tersebut merupakan kejadian yang baru pertama kali terjadi sehingga penanganannya tidak boleh hanya bersifat sementara.
Penanganan harus didasarkan pada kajian teknis agar keselamatan warga dapat terjamin dalam jangka panjang.
Pemerintah perlu mengetahui kualitas dan kondisi tanah sebelum menentukan pekerjaan yang akan dilakukan di lokasi tersebut.
Kajian itu juga diperlukan untuk mengetahui langkah yang memungkinkan agar delapan rumah warga di sekitar lokasi dapat diselamatkan.
"Jadi supaya tahu kualitas tanahnya seperti apa, terus kira-kira kita bisa mengerjakan apa agar delapan rumah itu ke depan bisa terselamatkan,” ujarnya.
Dody menjelaskan uji geoteknik penting untuk mengetahui karakteristik tanah dan tingkat kestabilan lereng di kawasan longsor.
Pengujian juga akan digunakan untuk mengidentifikasi potensi terjadinya pergerakan tanah berikutnya.
Informasi teknis tersebut selanjutnya menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan solusi yang sesuai dengan kondisi lapangan tanpa menimbulkan risiko baru bagi masyarakat.
Penguatan Tanah atau Relokasi Warga
Kementerian PU akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti hasil kajian geoteknik.
Salah satu opsi yang akan dipertimbangkan adalah penguatan tanah apabila hasil kajian menunjukkan kawasan tersebut masih memungkinkan untuk diperbaiki.
Sebaliknya, relokasi warga dapat diusulkan apabila kondisi tanah dinilai sudah terlalu berbahaya.
Keputusan antara penguatan tanah dan relokasi akan mempertimbangkan tingkat kerawanan kawasan serta keselamatan penghuni delapan rumah di sekitar lokasi longsor.
“Kalau memang kondisinya sudah parah, kita bisa usulkan ke kepala daerah sebaiknya mereka direlokasi. Tapi kalau bisa kita perbaiki, kita akan perkuat tanahnya,” kata Dody.
Ekskavator Disiagakan Antisipasi Longsor Susulan
Bencana tanah longsor di Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, terjadi pada Minggu (13/9) sore setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut tanpa henti sejak siang hari.
Sebagai langkah tanggap darurat, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I telah mengerahkan ekskavator ke lokasi terdampak.
Ekskavator digunakan untuk membersihkan dan menyingkirkan material tanah longsor yang menutup lokasi.
Setelah proses pembersihan, alat berat tersebut tetap disiagakan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi longsor susulan di kawasan tersebut.
- Penulis :
- Arian Mesa




